ACEH TIMUR, WINEWS - Respons cepat Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, terhadap persoalan infrastruktur jalan di Kecamatan Idi Tunong mendapat apresiasi dari Laskar Antikorupsi Indonesia (LAKI) Idi Tunong, Forum Keuchik, pemerintah gampong, serta masyarakat setempat.
Apresiasi tersebut disampaikan setelah pemerintah daerah mulai melakukan penanganan terhadap sejumlah titik jalan yang selama ini menjadi perhatian warga. Perbaikan akses jalan dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran transportasi, aktivitas perekonomian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.
Ketua LAKI Idi Tunong, Saiful Anwar, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Timur atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur yang dinilai mendesak bagi masyarakat.
Menurut Saiful, kondisi jalan yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari warga. Kerusakan jalan dapat menghambat mobilitas masyarakat, meningkatkan waktu tempuh perjalanan, serta mempersulit distribusi barang dan hasil usaha warga.
“Kami mengapresiasi gerak cepat Bupati Aceh Timur yang langsung merespons persoalan infrastruktur jalan. Ini merupakan kebutuhan masyarakat yang sudah lama menjadi perhatian,” ujar Saiful Anwar.
Jalan Idi - Keude Geurobak Menjadi Perhatian Masyarakat
Persoalan infrastruktur jalan di Kecamatan Idi Tunong sebelumnya telah menjadi aspirasi masyarakat dan pemerintah gampong. Salah satu ruas yang mendapat perhatian adalah Jalan Idi–Keude Geurobak, yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga di sejumlah wilayah kecamatan tersebut.
Kerusakan pada ruas jalan itu dikeluhkan karena dinilai mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk kegiatan ekonomi dan akses menuju fasilitas pelayanan publik.
Ketua Forum Keuchik Kecamatan Idi Tunong, Syukri, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kabupaten terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya.
Menurut Syukri, aspirasi yang disampaikan oleh pemerintah gampong dan masyarakat diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program penanganan yang terencana dan berkelanjutan.
Perhatian terhadap infrastruktur jalan, lanjutnya, menjadi kebutuhan penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lebih lancar serta memperoleh akses transportasi yang lebih baik.
Sebelumnya, Forum Keuchik Kecamatan Idi Tunong telah menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah agar kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat mendapatkan penanganan.
Bupati Tinjau Pengerasan Jalan Sepanjang 1.200 Meter
Sebagai bagian dari respons pemerintah daerah, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, turun langsung meninjau pekerjaan pengerasan jalan pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Penanganan tersebut dilakukan pada ruas jalan sepanjang kurang lebih 1.200 meter yang menghubungkan Gampong Lhok Dalam dengan Panton Rayeuk M, Kecamatan Idi Tunong.
Pengerasan jalan dilakukan sebagai langkah awal untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, terutama pada bagian jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang.
Dalam penjelasan yang disampaikan terkait penanganan tersebut, pengerasan jalan dimaksudkan sebagai solusi sementara agar akses masyarakat lebih mudah dilalui sembari mengurangi gangguan perjalanan akibat kondisi permukaan jalan.
Langkah penanganan awal ini diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas warga. Meski demikian, pengerasan jalan belum dapat disamakan dengan pembangunan jalan permanen yang memiliki konstruksi dan lapisan perkerasan sesuai standar teknis.
Karena itu, pemeliharaan dan evaluasi kondisi jalan tetap diperlukan agar hasil penanganan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Masyarakat Berharap Pembangunan Jalan Dilanjutkan
Respons pemerintah daerah mendapat tanggapan positif dari berbagai unsur masyarakat di Kecamatan Idi Tunong. Namun, warga juga berharap penanganan awal tersebut tidak berhenti pada pengerasan jalan semata.
Masyarakat menginginkan adanya tindak lanjut melalui perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih permanen, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kebutuhan teknis, prioritas pembangunan, serta kemampuan anggaran daerah.
Pembangunan jalan yang berkualitas diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari meningkatkan kenyamanan perjalanan hingga mendukung distribusi hasil pertanian dan kegiatan perdagangan masyarakat.
Selain itu, kondisi jalan yang lebih baik dapat membantu memperlancar perjalanan pelajar menuju sekolah serta memudahkan warga mengakses puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas pelayanan publik lainnya.
Dari sisi perekonomian, akses transportasi yang memadai juga berperan dalam mengurangi hambatan distribusi barang dan jasa. Infrastruktur jalan yang terpelihara dapat menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah yang aktivitas masyarakatnya bergantung pada konektivitas antargampong.
Transparansi dan Keberlanjutan Menjadi Harapan
LAKI Idi Tunong, Forum Keuchik, pemerintah gampong, dan masyarakat berharap perhatian pemerintah Kabupaten Aceh Timur terhadap infrastruktur di Kecamatan Idi Tunong dapat terus berlanjut.
Mereka juga berharap program penanganan jalan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, disertai perencanaan yang jelas, pelaksanaan sesuai ketentuan, serta pengawasan agar penggunaan anggaran pembangunan dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi masyarakat, penanganan jalan bukan hanya persoalan memperbaiki permukaan yang rusak, melainkan juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan di tingkat gampong.
Saiful Anwar menegaskan harapannya agar langkah awal yang telah dilakukan pemerintah daerah dapat dilanjutkan dengan peningkatan kualitas infrastruktur secara bertahap.
“Kami berharap penanganan ini terus dilanjutkan sehingga akses masyarakat semakin aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” pungkasnya.
Apresiasi yang disampaikan LAKI Idi Tunong dan Forum Keuchik menjadi bentuk respons masyarakat terhadap penanganan persoalan infrastruktur. Ke depan, keberlanjutan program, kualitas pekerjaan, dan pemeliharaan jalan akan menjadi faktor penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Pewarta: DR Rangkuty
Redaksi: Warta Indonesia News (WINews)

0 Komentar