Palu, WINews – Pemerintah Kota Palu terus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Wirausaha Pemula Tahun 2026 yang diikuti 160 peserta.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu itu berlangsung selama tiga hari, 28–30 Oktober 2026, di Gedung Media Center Universitas Tadulako.
Pelatihan tersebut bertujuan membekali calon wirausaha dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memulai, mengelola, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Wali Kota Palu yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, UMKM tidak hanya menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam membantu Kota Palu bangkit setelah mengalami bencana pada 2018.
“Kita masih ingat pada 2018 Kota Palu mengalami bencana. Namun, salah satu faktor yang membuat Kota Palu kuat dan mampu bangkit adalah sektor ekonomi,” ungkap Rahmad.
Ia menegaskan, pengembangan kewirausahaan perlu dilakukan secara terencana dengan memperhatikan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis.
Karena itu, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki keberanian untuk memulai usaha, tetapi juga memahami aspek manajemen yang menjadi fondasi keberlangsungan bisnis.
“Kita ingin para wirausaha pemula tidak hanya pandai mengelola usaha, tetapi juga memahami manajemen wirausaha,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad mengapresiasi Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu serta Universitas Tadulako atas dukungan dan kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan berwirausaha.
“Pesan Bapak Wali Kota, serap ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber dan manfaatkan waktu ini dengan baik. Kembangkan kreativitas dan inovasi, jangan takut untuk mencoba,” pesannya.
Selain penguatan keterampilan dan manajemen usaha, Rahmad turut menekankan pentingnya membangun jejaring antarpelaku usaha. Melalui komunikasi dan hubungan yang baik, para wirausaha pemula diharapkan dapat bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta menjajaki peluang kerja sama.
Jejaring tersebut dinilai penting untuk membantu pelaku usaha menghadapi persaingan, membaca peluang pasar, serta menghasilkan produk maupun layanan yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Palu berharap pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan wirausaha baru yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Dengan semakin berkembangnya sektor UMKM, kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan turut meningkat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Muhammad Fadly; Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Tadulako (UPA PKK), Noviyanti Fattah; serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Pewarta: Junaidi

0 Komentar