CILACAP, WINews - Pembangunan dan peningkatan sarana irigasi di Kali Gliglir, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tengah berlangsung. Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2026 tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran distribusi air ke lahan pertanian sekaligus mendukung produktivitas petani setempat.Peningkatan infrastruktur irigasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pertanian, khususnya untuk menjaga ketersediaan air bagi persawahan. Saluran irigasi yang berfungsi dengan baik berperan besar dalam membantu petani mengatur kebutuhan air tanaman, terutama ketika memasuki fase pertumbuhan yang membutuhkan pasokan air secara teratur.
Bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian, keberadaan infrastruktur pengairan yang memadai bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga menyangkut keberlanjutan usaha tani dan ketahanan pangan di daerah.
Proyek Irigasi Kali Gliglir Didanai APBD Cilacap 2026
Berdasarkan pantauan tim media di lokasi pada Jumat (2/10/2026), pekerjaan peningkatan sarana irigasi Kali Gliglir masih berlangsung. Pelaksana proyek dari CV Almas Putri Rahayu bersama petugas pengawas dari UPT PSDA Wilayah Kesugihan terlihat berada di lokasi untuk memantau jalannya pekerjaan.
Proyek tersebut berada di bawah Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Cilacap dengan sumber pendanaan APBD Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2026.
Pengawasan di lapangan menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai perencanaan. Selain ketepatan waktu pelaksanaan, kualitas material, kesesuaian dimensi bangunan, serta ketahanan konstruksi perlu menjadi perhatian agar infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Agus, selaku penanggung jawab lapangan, menyampaikan bahwa pihak pelaksana berupaya mengerjakan proyek sesuai dengan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
“Kami bekerja patuh pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi yang sudah ditentukan. Silakan jika ingin mengecek langsung, Insyaallah kami kerjakan dengan teliti sesuai aturan,” terang Agus saat ditemui di lokasi.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pelaksana untuk menjalankan pekerjaan berdasarkan dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis yang menjadi acuan proyek.
Pengawasan Lapangan untuk Menjaga Kualitas Konstruksi
Pengawasan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran publik. Melalui pemantauan secara berkala, pelaksanaan pekerjaan diharapkan tetap sesuai dengan perencanaan, standar mutu, serta ketentuan yang berlaku.
Teguh, petugas pengawas dari UPT PSDA Wilayah Kesugihan, mengatakan bahwa pemantauan rutin terus dilakukan untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan. Menurutnya, hingga pemantauan tersebut dilakukan, proses pengerjaan berjalan lancar dan belum ditemukan kendala yang menghambat pelaksanaan proyek.
Pengawasan tersebut diharapkan tidak hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal, tetapi juga memperhatikan fungsi saluran irigasi setelah pembangunan selesai.
Infrastruktur pengairan yang berkualitas perlu memiliki konstruksi yang kuat, aliran yang berfungsi dengan baik, serta pemeliharaan yang memadai. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang lebih panjang.
Di sisi lain, keterbukaan informasi mengenai nilai kontrak, volume pekerjaan, jangka waktu pelaksanaan, dan spesifikasi teknis juga penting agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas penggunaan anggaran daerah.
Transparansi dan pengawasan yang baik merupakan bagian dari upaya menjaga akuntabilitas pembangunan yang bersumber dari uang rakyat.
Petani Sambut Positif Peningkatan Irigasi
Pembangunan sarana irigasi Kali Gliglir mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah seorang pekerja proyek yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani di wilayah tersebut mengungkapkan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Cilacap terhadap kebutuhan infrastruktur pertanian.
Menurutnya, perbaikan saluran irigasi diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air menuju area persawahan warga.
“Alhamdulillah, perbaikan irigasi ini sangat membantu aliran air ke sawah-sawah kami. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah dan Dinas PSDA Cilacap atas bantuan ini,” ungkapnya.
Bagi petani, kelancaran pengairan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian. Distribusi air yang lebih baik dapat membantu petani memenuhi kebutuhan tanaman sesuai kondisi lahan dan musim tanam.
Meski demikian, manfaat nyata proyek tersebut nantinya perlu dilihat dari kondisi saluran setelah pekerjaan selesai, termasuk kelancaran aliran air, jangkauan layanan irigasi, dan kemampuan infrastruktur dalam mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.
Infrastruktur Irigasi dan Ketahanan Pangan Daerah
Pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi memiliki keterkaitan erat dengan upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Saluran yang berfungsi optimal dapat membantu mengurangi hambatan distribusi air dan mendukung pengelolaan lahan secara lebih terencana.
Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari selesainya pekerjaan fisik. Kualitas konstruksi, kesesuaian dengan kebutuhan petani, pengelolaan air, serta pemeliharaan setelah proyek rampung juga menjadi faktor penentu keberlanjutan manfaatnya.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, dinas teknis, pelaksana proyek, petugas pengawas, dan kelompok tani diperlukan agar infrastruktur yang dibangun benar-benar berfungsi sesuai tujuan.
Masyarakat juga memiliki peran dalam menjaga saluran irigasi, antara lain dengan tidak membuang sampah ke saluran dan melaporkan apabila ditemukan kerusakan atau hambatan aliran air.
Dengan pengelolaan yang baik, peningkatan sarana irigasi Kali Gliglir diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi petani di Kecamatan Kesugihan serta mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Cilacap.
Publik kini menantikan penyelesaian pekerjaan dengan kualitas yang sesuai spesifikasi, sehingga anggaran daerah yang dialokasikan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pewarta: Selamet
Redaksi: WINews
0 Komentar