
LABUHANBATU, WINews TV -- Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu dan pekerja yang membutuhkan perhatian khusus diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial berupa sembako oleh Serikat Pekerja Mandiri (SPM) PT ASDA Aek Buru Selatan bersama jajaran manajemen perusahaan.
Kegiatan sosial tersebut melibatkan Ketua SPM PT ASDA Aek Buru Selatan, Ruli Sugiarto, Humas PT ASDA Muhammad Cahyadi Nasution, serta Estate Manager PT ASDA, Ali Dinar Nur. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sosial dan kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk pekerja yang membutuhkan dukungan.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi rumah tangga.
Bantuan Sembako untuk Warga Aek Buru Selatan
Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalis WINews TV, pada Senin, 23 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, terlihat dua warga, yakni B. Simanjuntak dan Hilya Silfana Munthe, menerima bantuan sembako saat jurnalis berkunjung ke kantor PT ASDA.
Kedua penerima bantuan tersebut merupakan warga Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh perwakilan Serikat Pekerja Mandiri PT ASDA bersama jajaran humas dan manajemen perusahaan, termasuk Estate Manager Ali Dinar Nur.
Bantuan kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga penerima manfaat. Meski nilainya tidak disebutkan, kepedulian melalui bantuan sembako menjadi salah satu bentuk dukungan sosial yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga memperlihatkan peran organisasi pekerja dalam membangun kepedulian sosial, tidak hanya terhadap lingkungan kerja, tetapi juga kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
Manajemen PT ASDA: Bentuk Kepedulian kepada Sesama
Saat dikonfirmasi jurnalis mengenai kegiatan tersebut, Estate Manager PT ASDA, Ali Dinar Nur, menjelaskan bahwa pemberian bantuan sembako ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan pekerja yang membutuhkan perhatian khusus.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi penerimanya.
“Kegiatan ini kita lakukan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan pekerja, agar kehidupannya menjadi lebih sejahtera,” ungkap Ali Dinar Nur kepada jurnalis.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan penerima serta memperkuat semangat kebersamaan antara pekerja, perusahaan, dan masyarakat di lingkungan sekitar.
Kepedulian sosial, menurut pesan yang disampaikannya, tidak semata-mata berkaitan dengan nilai materi, tetapi juga menyangkut keikhlasan, rasa kemanusiaan, dan kesediaan untuk membantu sesama.
Kepedulian Sosial dalam Perspektif Kemanusiaan
Dalam keterangannya, Ali Dinar Nur juga mengingatkan pentingnya menjadikan setiap perbuatan baik sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keimanan.
Ia menyampaikan bahwa setiap kebaikan diyakini akan dicatat oleh Allah SWT sebagai amal, sehingga manusia hendaknya memanfaatkan kehidupannya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain.
“Setiap perbuatan pasti dicatat Allah SWT sebagai amal kebaikan untuk bekal kita di akhirat. Dunia ini hanya tempat kita menjalani kehidupan, dan setiap yang bernyawa pada akhirnya akan kembali kepada-Nya,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam kehidupan bermasyarakat, bantuan sosial juga dapat memperkuat solidaritas dan menumbuhkan semangat gotong royong. Dukungan yang diberikan secara tepat sasaran diharapkan mampu membantu penerima menghadapi kebutuhan mendesak sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan sekitar.
Peran Perusahaan dan Serikat Pekerja bagi Masyarakat
Kegiatan penyaluran sembako oleh SPM PT ASDA bersama manajemen perusahaan menjadi contoh keterlibatan unsur dunia usaha dan organisasi pekerja dalam kegiatan sosial.
Di wilayah sekitar perkebunan, hubungan antara perusahaan, pekerja, dan masyarakat merupakan bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi. Karena itu, komunikasi yang baik serta kepedulian terhadap kebutuhan warga dapat membantu membangun hubungan yang saling mendukung.
Ke depan, kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan penerima manfaat, transparansi penyaluran, dan ketepatan sasaran.
Selain bantuan kebutuhan pokok, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja dan masyarakat juga dapat didukung melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan setempat, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan keterampilan, serta dukungan sosial bagi kelompok rentan.
Langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Bilah Barat dan wilayah Kabupaten Labuhanbatu secara lebih luas.
Bagi penerima bantuan, perhatian yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penyemangat bahwa mereka tetap mendapat perhatian dari lingkungan sekitar.
Pewarta: DR. Rangkuti
WINews TV – Labuhanbatu, Sumatera Utara
0 Komentar