Breaking News

Audio Reader
Speed:

Bupati Maya Hasmita Sidak Pasar Sigambal, Soroti Sampah dan Toko Tutup: Pembenahan Pasar Jadi Prioritas


Labuhanbatu, WINEWS TV – Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., turun langsung meninjau kondisi Pasar Sigambal untuk melihat secara langsung berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dan pedagang. Hasil peninjauan tersebut mengungkap sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan serius, mulai dari kebersihan lingkungan, penataan lapak, toko yang tidak beroperasi, hingga fasilitas parkir yang belum memadai.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan kondisi pasar yang masih membutuhkan banyak pembenahan. Sejumlah saluran drainase atau selokan terlihat dipenuhi sampah. Di sekitar pertokoan, sampah juga masih berserakan sehingga mengurangi kenyamanan lingkungan pasar.


Selain persoalan kebersihan, aktivitas perdagangan di sejumlah toko juga terlihat belum optimal karena terdapat toko yang tutup. Kondisi area parkir yang belum tertata dengan baik turut menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah dalam meningkatkan kenyamanan pengunjung.


Bagi pemerintah daerah, pasar bukan sekadar tempat berlangsungnya transaksi jual beli. Pasar merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat, tempat pedagang kecil menggantungkan penghasilan, sekaligus salah satu penopang ekonomi keluarga.


Pasar bersih menjadi kunci kebangkitan ekonomi rakyat


Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita menegaskan bahwa keberadaan pasar yang bersih, tertata, dan nyaman merupakan kebutuhan mendasar bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.


Menurutnya, pedagang membutuhkan pasar yang hidup dengan aktivitas perdagangan yang ramai. Sementara pembeli membutuhkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman agar tidak merasa terganggu ketika berbelanja.


"Pedagang butuh pasar yang hidup. Pembeli butuh pasar yang bersih dan nyaman. Kalau pasarnya kotor, pembeli yang berbelanja menjadi kurang nyaman, muncul bau tidak sedap, dan kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit di lingkungan sekitar pasar," ungkap Bupati.


Ia menambahkan, apabila persoalan kebersihan dan penataan pasar tidak segera ditangani, dikhawatirkan kondisi tersebut dapat berdampak terhadap menurunnya minat masyarakat untuk berbelanja.


Jika jumlah pengunjung terus berkurang, aktivitas perdagangan berpotensi ikut melemah. Dampaknya bukan hanya dirasakan oleh pemilik toko dan pedagang kecil, tetapi juga masyarakat yang menggantungkan kehidupan ekonominya pada aktivitas pasar.

Empat instruksi Bupati untuk membenahi Pasar Sigambal

Sebagai langkah konkret, Bupati Labuhanbatu menginstruksikan sejumlah tindakan pembenahan yang harus menjadi perhatian seluruh instansi terkait.

Pertama, pembenahan kebersihan lingkungan pasar melalui pembersihan selokan secara menyeluruh. Pengangkutan sampah harus dilakukan setiap hari, disertai edukasi kepada pedagang agar memiliki kesadaran menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Kedua, memperbaiki tata kelola pasar dengan melakukan penataan ulang lapak pedagang. Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih teratur, memudahkan akses pembeli, serta meningkatkan kenyamanan aktivitas jual beli.


Ketiga, mencari solusi agar toko-toko yang selama ini tutup dapat kembali beroperasi. Upaya ini dinilai penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan meningkatkan daya tarik Pasar Sigambal sebagai pusat perdagangan masyarakat.

Keempat, melakukan penataan area parkir agar kendaraan pengunjung dapat terakomodasi dengan lebih baik. Fasilitas parkir yang tertib dan memadai diharapkan mampu mengurangi kesemrawutan serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang berbelanja.

Bupati minta kolaborasi lintas instansi

Dalam arahannya, Bupati juga meminta kerja sama dan keterlibatan seluruh instansi terkait agar pembenahan Pasar Sigambal tidak berhenti sebatas peninjauan lapangan.

Sejumlah pihak yang diminta terlibat antara lain kepala lingkungan (kepling) setempat, Lurah Sigambal, Camat Rantau Selatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan.

Sinergi lintas instansi tersebut diperlukan agar setiap persoalan dapat ditangani sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, mulai dari pengelolaan sampah, penataan pedagang, ketertiban lingkungan, hingga pengaturan kendaraan dan fasilitas parkir.

Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya melakukan pembenahan secara sementara, tetapi juga membangun sistem pengelolaan pasar yang berkelanjutan. Sebab, kebersihan pasar membutuhkan pengawasan rutin, kedisiplinan pedagang, serta partisipasi masyarakat.

Pasar Sigambal harus kembali menjadi pusat ekonomi masyarakat

Peninjauan langsung yang dilakukan Bupati menjadi perhatian penting terhadap kondisi pasar tradisional sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Labuhanbatu.

Keberhasilan pembenahan Pasar Sigambal nantinya tidak cukup hanya diukur dari bersihnya selokan atau tertatanya lapak pedagang. Lebih dari itu, diperlukan peningkatan kenyamanan pengunjung, tumbuhnya kembali aktivitas perdagangan, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

Pasar yang bersih dan tertata juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat sekaligus mendukung keberlangsungan usaha mikro dan kecil.

Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita menegaskan bahwa Pasar Sigambal harus kembali hidup, bersih, rapi, dan nyaman. Arahan tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah dan pihak terkait untuk diwujudkan melalui tindakan nyata.

Kini, masyarakat tentu menantikan tindak lanjut dari instruksi tersebut. Harapannya, pembenahan Pasar Sigambal dapat segera dirasakan oleh pedagang, pembeli, dan seluruh masyarakat.

Pasar tradisional yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga membuka peluang tumbuhnya ekonomi rakyat yang lebih kuat.

Labuhanbatu Cerdas Bersinar.

Pewarta: DR. Rangkuti
WINEWS TV – Warta Indonesia News

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close