BANJARNEGARA, wartaindonesianews.co.id – Bencana tanah longsor melanda wilayah Dusun Domas/Kalidok, Desa Danakerta, Banjarnegara pada Minggu malam (08/02/2026). Akibat intensitas hujan yang sangat tinggi, tebing di belakang pemukiman warga RT 01 RW 07 amblas dengan kedalaman puluhan meter dan panjang mencapai 50 meter.
Peristiwa ini bermula saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari dua jam. Sekitar pukul 22.15 WIB, suara gemuruh hebat mengagetkan warga. Setelah diperiksa, area kebun bambu yang tepat berada di belakang rumah penduduk telah longsor terbawa arus tanah.
|
| Foto: Suyitno (Sekdes Danakerta) saat meninjau lokasi longsor di Kalidok. |
Rumah Warga Terancam Ambruk
Saryoto, salah satu warga yang terdampak langsung, mengungkapkan rasa was-wasnya. "Kebun bambu belakang rumah saya amblas puluhan meter. Rumah saya dan rumah Pak Budi kini dalam posisi terancam jika terjadi longsor susulan," tuturnya dengan nada khawatir.
Ia sangat berharap adanya bantuan nyata dari pemerintah daerah. "Harapan saya dinas terkait segera membantu penanggulangan. Hanya tempat ini satu-satunya rumah kami. Jika ditangani, kami baru bisa merasa tenang," pungkasnya.
Pemerintah Desa Koordinasi dengan BPBD
Merespon kejadian tersebut, Sekdes Desa Danakerta, Suyitno, segera meninjau lokasi kejadian. Ia menegaskan bahwa pihak desa akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya BPBD Banjarnegara.
"Kami sudah melihat langsung di lapangan, kondisinya memang membahayakan beberapa rumah warga. Kami akan sesegera mungkin bersurat dan berkoordinasi dengan BPBD agar ada solusi serta realisasi penanganan bagi korban terdampak," tegas Suyitno mewakili Kepala Desa.
Terakhir, pihak desa menghimbau masyarakat yang tinggal di zona rawan longsor untuk selalu waspada, terutama saat hujan turun dengan durasi lama. "Jika hujan lebih dari dua jam, mohon segera mengungsi ke tempat yang lebih aman demi keselamatan bersama," tutupnya.
Berita Terkait : Banjarnegara Longsor Tebing Amblas 50 Meter Warga Minta Penanganan Segera
Bagikan berita ini agar pemerintah segera memberikan bantuan! Apakah daerah Anda juga rawan longsor? Tulis komentar Anda di bawah.
Pewarta: Nur S
Editor: Redaksi Warta Indonesia News





Tidak ada komentar:
Posting Komentar