Breaking News

AI READY

Hari Jadi Desa Bulupayung Ke-42, Tasukuran Jadi Bukti Kekompakan Warga

Desa Bulupayung Ke-42, Tasukuran Jadi Bukti Kekompakan Warga

WartaIndonesiaNews.co.idCILACAP – Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Minggu (1/2/2026) sore sekitar pukul 14.00 WIB, tampak lebih ramai dari biasanya. Bertempat di Pendopo Kantor Desa Bulupayung, warga bersama pemerintah desa menggelar acara tasukuran dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Bulupayung ke-42.

Dengan mengusung tema “Bersama Membangun Desa yang Sejahtera dan Harmonis”, acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, tapi juga jadi momentum refleksi perjalanan desa sekaligus bukti nyata kekompakan antarwarga yang masih terjaga sampai sekarang.

Suasana kekeluargaan terasa kental sejak awal acara. Pemerintah Desa Bulupayung bersama seluruh elemen masyarakat bahu-membahu menyiapkan rangkaian kegiatan dengan penuh kebersamaan. Kepala Desa Bulupayung, Sudir, terlihat turun langsung bersama jajaran perangkat desa memastikan acara berjalan lancar dari awal hingga selesai.

“Kita tidak hanya merayakan usia desa, tapi juga mengenang perjalanan panjang yang sudah kita lalui bersama, sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus membangun Bulupayung ke arah yang lebih baik,” ujar Sudir dengan nada penuh optimisme.

Desa Bulupayung Ke-42, Tasukuran Jadi Bukti Kekompakan Warga 2

Perayaan Hari Jadi Desa Bulupayung ke-42 ini juga mendapat perhatian dari Media Realita News Com. Tim liputan yang dipimpin langsung oleh Marjuki Wiyono selaku Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Jawa Tengah hadir di lokasi untuk meliput jalannya acara.

Menurut Marjuki Wiyono, nilai kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Bulupayung menjadi alasan utama pihaknya turun langsung ke lapangan. “Kami melihat kekompakan yang luar biasa di desa ini. Cerita seperti ini layak disebarluaskan agar bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” ujarnya saat menyampaikan sambutan singkat.

Tak kalah menarik, peran ibu-ibu PKK Desa Bulupayung juga patut diacungi jempol. Dengan penuh semangat, mereka menyiapkan berbagai hidangan khas daerah dan makanan bergizi untuk kenduri bersama. Sajian yang dihidangkan bukan sekadar makanan, tapi simbol kuatnya budaya gotong royong dan kepedulian antarwarga.

Acara semakin meriah dengan hiburan organ tunggal yang disiapkan oleh Pemerintah Desa Bulupayung. Alunan musik yang mengalir santai sukses mencairkan suasana, membuat warga larut dalam kebahagiaan tanpa menghilangkan makna sakral dari acara tasukuran itu sendiri.

Desa Bulupayung Ke-42, Tasukuran Jadi Bukti Kekompakan Warga 3

Puncak acara ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama dari berbagai kelompok keyakinan yang ada di Desa Bulupayung. Doa dipanjatkan agar desa senantiasa diberi kesehatan, kemakmuran, kedamaian, serta dijauhkan dari segala marabahaya. Doa juga menjadi momen mengenang jasa para pendiri desa sekaligus pengingat bagi generasi muda untuk menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Dalam acara tersebut hadir pula tokoh masyarakat, tokoh adat, pengurus Karang Taruna, unsur forkomincam, jajaran pemerintah desa, serta masyarakat umum. Kehadiran berbagai unsur ini semakin menegaskan bahwa pembangunan Desa Bulupayung tidak bisa dilepaskan dari kerja sama semua pihak.

“Kita bisa lihat sendiri, hubungan antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait berjalan sangat baik. Ini contoh kolaborasi yang sehat dan patut ditiru,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang hadir.

Desa Bulupayung Ke-42, Tasukuran Jadi Bukti Kekompakan Warga 4

Setelah seluruh rangkaian acara selesai dan kenduri bersama dilaksanakan, warga serta tamu undangan pun kembali ke rumah masing-masing dengan membawa semangat kebersamaan. Kepala Desa Bulupayung menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk kepada Media Realita News Com yang telah meliput kegiatan tersebut.

“Saya bangga melihat kekompakan warga hari ini. Ini modal besar untuk menghadapi tantangan ke depan dan membangun Desa Bulupayung agar semakin maju,” tegas Sudir.

Perayaan Hari Jadi Desa Bulupayung ke-42 ini menjadi pengingat bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan, keharmonisan, dan semangat gotong royong masyarakatnya.


Penulis: Marjuki Wiyono, Red: WartaIndonesiaNews.co.id

0 Komentar

Sponsor

Type and hit Enter to search

Close