• Jelajahi

    Copyright © Warta Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    AI System Offline WINews

    Tiga PPDS Diluncurkan, Untad Ambil Peran Strategis Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis

    Warta Indonesia News
    14 Feb 2026, 07:32 WIB

    Palu, Wartaindonesianews.co.id - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tadulako (Untad) secara resmi meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah, Obstetri dan Ginekologi, serta Ilmu Penyakit Dalam pada Kamis (13/02/2026) di Aula FK Untad.

    Dalam laporannya, Dekan FK Untad, Dr. dr. M. Sabir, M.Si., menyampaikan bahwa pembukaan tiga program spesialis tersebut merupakan bagian dari transformasi pembangunan kesehatan nasional. Kebijakan ini selaras dengan prioritas nasional dalam percepatan peningkatan akses dan mutu pendidikan tenaga medis.

    “Kebijakan ini merupakan prioritas nasional untuk mempercepat peningkatan akses dan mutu pendidikan tenaga medis, sekaligus membuka peluang bagi universitas di wilayah strategis untuk menyelenggarakan pendidikan spesialis tanpa mengabaikan standar mutu,” ujarnya.

    Ia menegaskan, terdapat tiga target utama yang ingin dicapai, yakni terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan dalam jumlah yang memadai, pemerataan distribusi dokter spesialis, serta penguatan kolaborasi antar-institusi pendidikan kedokteran guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Di akhir laporannya, Dekan memohon dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pimpinan universitas agar program ini berkembang secara berkelanjutan.

    Dalam sambutannya secara daring, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., mengapresiasi peluncuran tiga PPDS di FK Untad sebagai bagian dari program nasional percepatan pemenuhan tenaga medis spesialis dan subspesialis.

    “Peluncuran PPDS FK Untad merupakan capaian nyata dalam program akselerasi pemenuhan dan distribusi tenaga medis spesialis di Indonesia untuk mewujudkan Asta Cita dan Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

    Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat berperan aktif melalui dukungan pembiayaan pendidikan, pemberian insentif, serta penguatan rumah sakit pendidikan milik pemerintah daerah.

    Sementara itu, mewakili Dekan FK Unhas, Wakil Dekan Bidang Akademik FK Unhas menyampaikan bahwa pembukaan program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional sekaligus program quick win dalam percepatan pemenuhan dokter spesialis, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

    Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa peluncuran PPDS FK Untad menjadi momentum strategis dalam penguatan layanan kesehatan di Sulawesi Tengah.

    “Launching hari ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan dokter spesialis yang unggul secara keilmuan dan luhur dalam pengabdian,” tegasnya.

    Menurut Rektor, penyelenggaraan PPDS harus diiringi penguatan mutu akademik, peningkatan kompetensi dosen, serta kolaborasi erat antara universitas, rumah sakit, pemerintah daerah, dan organisasi profesi. Keberhasilan program ini akan diukur dari kualitas lulusan yang mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat serta mendukung pemerataan tenaga dokter spesialis di Indonesia Timur.

    Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung keberlangsungan PPDS di Untad, baik secara moral maupun melalui penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.

    “Pemerintah Provinsi siap mendukung sarana dan prasarana untuk PPDS ini,” tegasnya.

    QIa menambahkan, pembukaan PPDS di Untad sejalan dengan program “Berani Sehat” dan “Berani Cerdas” Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah masih tinggi, sehingga kehadiran program ini diharapkan mampu mengurangi ketimpangan distribusi tenaga medis. Selain dukungan fasilitas, Pemprov juga menyatakan kesiapan membantu pembiayaan pendidikan sebagai investasi jangka panjang peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

    Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi peluncuran simbolik yang melibatkan Dekan FK Untad, Rektor, dan jajaran undangan. Acara dilanjutkan dengan kick-off penguatan kerja sama melalui penandatanganan simbolik bersama rumah sakit pendidikan dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dokter spesialis di Sulawesi Tengah. Kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah, sesi foto bersama, dan konferensi pers.

    Pewarta: Junaidi

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar