Breaking News

AI READY

Bupati Banjarnegara Dorong Perubahan Mindset di BKK Mandiraja: Anggap Kantor Rumah Sendiri Laba Pasti Mengalir




BANJARNEGARA – Upaya pemulihan kinerja keuangan PT BPR BKK Mandiraja (Perseroda) Banjarnegara mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara pun memberikan dorongan moral dan arahan langsung kepada jajaran manajemen serta karyawan agar mampu membawa bank daerah tersebut kembali sehat dan menguntungkan.

qwdisampaikan Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus memberikan pembinaan kepada pejabat eksekutif dan karyawan di Aula BPR BKK Mandiraja, Selasa (10/3/2026).

Dalam arahannya di hadapan sekitar 150 karyawan, Bupati menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam mengelola perusahaan daerah. Menurutnya, pengelolaan Perusda harus berorientasi bisnis yang profesional, bukan seperti pola birokrasi yang statis.

“Mengelola Perusda tidak bisa menggunakan konsep ASN. Mindset-nya harus bisnis dan harus untung. Kalau rugi berarti ada yang harus dievaluasi secara internal,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh karyawan untuk memiliki rasa memiliki terhadap perusahaan. Salah satunya dengan menganggap tempat kerja sebagai rumah sendiri.

“Anggap kantor ini seperti rumah sendiri. Kalau rumah ini maju dan menghasilkan keuntungan besar, maka kesejahteraan karyawan juga akan meningkat, termasuk melalui bonus produksi,” ujar Bupati.

Defisit Berhasil Ditekan, Target Laba Rp12 Miliar

Sementara itu, Plt. Direktur BPR BKK Mandiraja, D. Tri Ristanto Budiono, SE, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa kondisi kesehatan bank terus membaik.


Manajemen berhasil menekan defisit secara signifikan dari sebelumnya Rp16 miliar menjadi Rp8 miliar.

“Untuk tahun 2026 kami optimis menargetkan laba sebesar Rp12 miliar. Bahkan hingga Februari saja, kami sudah membukukan laba sekitar Rp1,7 miliar atau 14 persen dari target tahunan, ” ungkap Tri Ristanto.

Ia juga memaparkan bahwa hingga Februari 2024, kinerja keuangan BPR BKK Mandiraja masih menunjukkan performa yang cukup solid.

Total aset tercatat mencapai Rp721 miliar, dengan aset bersih sebesar Rp607 miliar.

Kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah tersebut juga relatif stabil. Hal ini terlihat dari capaian Dana Pihak Ketiga (DPK) yang cukup besar.

Tabungan masyarakat: Rp284 miliar

Deposito: Rp243 miliar

Ekspansi Layanan hingga Peluncuran Mobil Kas Keliling

Untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat, BPR BKK Mandiraja juga melakukan ekspansi layanan.

Salah satunya melalui pengadaan mobil kas keliling yang akan melayani wilayah-wilayah seperti Batur, Bawang, Pandanarum hingga Sigaluh.

Selain itu, inovasi layanan digital juga terus dikembangkan. Dalam waktu dekat, bank daerah tersebut juga menyiapkan fitur pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua tahun ini.

Bupati Ingatkan Integritas Pengelolaan Dana Nasabah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banjarnegara juga menekankan pentingnya integritas moral seluruh karyawan dalam mengelola dana masyarakat.

Ia mengingatkan agar tidak ada oknum yang menyalahgunakan dana nasabah, sekecil apa pun nominalnya.


“Rezeki sudah diatur Tuhan. Lebih baik sedikit tapi berkah, daripada banyak tapi menyengsarakan. Jangan sampai mencederai kode etik yang sudah diucapkan,” pesannya.

Selain itu, ia meminta agar pelayanan kepada nasabah dilakukan secara lebih humanis dan solutif, bahkan lebih baik dibandingkan kompetitor lainnya.

“Gunakan bahasa yang santun saat melayani atau menagih nasabah. Perlakukan mereka sebagaimana kita ingin diperlakukan. Jika BI Checking kurang baik, berikan solusi, jangan hanya digantung,” tambahnya.

Sinergi Dana Desa Jadi Motor Penguatan Ekonomi Desa

Bupati juga memberikan apresiasi atas keberhasilan BPR BKK Mandiraja dalam membangun sinergi pengelolaan Dana Desa yang kini dipercayakan kepada bank tersebut.

Menurutnya, langkah ini menjadi instrumen penting untuk memperkuat pemasaran serta memperluas jangkauan layanan ke tingkat akar rumput, terutama di wilayah pedesaan.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta langkah digitalisasi yang mulai berjalan, BPR BKK Mandiraja kini optimistis kembali “sehat walafiat” dan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Banjarnegara.

Dalam kegiatan pembinaan tersebut turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Banjarnegara Riatmojo Ponco Nugroho, SE, ME serta jajaran pejabat terkait lainnya.

Pewarta : Daryoko

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close