Pengerjaan talud tersebut dilakukan di beberapa titik jalan di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Minggu (8/3/2026). Infrastruktur ini berfungsi untuk menahan pergerakan tanah serta mencegah terjadinya erosi maupun longsor, terutama saat musim hujan.
Kepala Tim Tukang Satgas TMMD, Maulana, menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan dengan tetap menjaga kualitas bangunan sesuai standar teknis.
“Kami saat ini mempercepat pengerjaan di titik-titik akhir talud. Cuaca cukup mendukung, dan kerja sama antara anggota TNI dan warga sangat luar biasa.
Kami optimistis seluruh progres talud ini dapat selesai 100 persen sebelum penutupan TMMD,” ujarnya di lokasi pekerjaan.

Sementara itu, Komandan Kodim 0713/Brebes sekaligus Dansatgas TMMD, Ambariyantomo, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang tetap bekerja maksimal di minggu terakhir program.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan harus memiliki kualitas yang kuat dan tahan lama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Minggu terakhir ini merupakan masa krusial. Semua sasaran fisik, termasuk pembangunan talud, harus selesai tepat waktu namun tetap mengedepankan kualitas. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat,” tegasnya.
Program TNI Manunggal Membangun Desa ini juga merupakan bagian dari implementasi program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Dengan selesainya pembangunan talud tersebut, akses jalan desa yang telah diaspal diharapkan menjadi lebih kokoh, aman, dan mampu mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Cikuya.
Pewarta: Ridono

0 Komentar