Breaking News

AI SIAP

Pesta Rakyat yang Menggerakkan Rupiah: Banjarnegara Extravaganza Jadi Motor Ekonomi Warga



BANJARNEGARA, WINews -- Perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara tahun 2026 tak sekadar seremoni. Di balik kemeriahan gelaran akbar bertajuk Banjarnegara Extravaganza yang memadati Alun-alun kota pada Sabtu (4/4/2026) malam, tersaji kolaborasi harmonis antara kebijakan pemerintah, denyut ekonomi rakyat, dan kebutuhan hiburan masyarakat.

Malam puncak tersebut menjadi bukti bahwa panggung hiburan mampu menjadi stimulus efektif dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara cepat dan luas. Ribuan warga dari berbagai wilayah tumpah ruah menikmati suguhan hiburan, termasuk penampilan artis dangdut Shinta Arsinta bersama grup oQinawa yang sukses membakar semangat penonton.

Bagi pelaku UMKM, keramaian ini menjadi peluang emas layaknya “pasar dadakan” dengan potensi besar. Ilham (35), pedagang mainan asal Mandiraja, merasakan langsung lonjakan penjualan yang signifikan.

“Alhamdulillah, laku banyak. Biasanya paling 10, ini hampir habis semua. Hiburan seperti ini benar-benar membawa berkah,” ungkapnya.



Hal serupa dirasakan Rahman (40), penyedia jasa mobil mini asal Bawang, yang sejak sore harus melayani antrean panjang anak-anak. Momentum perayaan seperti ini, menurutnya, menjadi tumpuan penting untuk menopang ekonomi keluarga.

Kesuksesan acara ini menciptakan rantai ekonomi yang saling menguntungkan. Masyarakat mendapatkan hiburan gratis sekaligus ruang rekreasi, sementara pelaku usaha kecil menikmati lonjakan omzet dalam waktu singkat. Tak hanya pedagang, sektor jasa seperti parkir dan transportasi juga turut merasakan dampaknya.

Di sisi lain, pemerintah daerah memanfaatkan momentum ini sebagai sarana memperkuat citra daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menegaskan bahwa rangkaian Hari Jadi ke-455 memang dirancang untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Peringatan ini tidak hanya tentang hiburan, tetapi bagaimana mampu menggerakkan ekonomi rakyat. Dengan banyaknya pengunjung, UMKM bisa merasakan dampak langsungnya,” ujarnya.



Ia menambahkan, hiburan yang disuguhkan merupakan bentuk “hadiah” bagi masyarakat, sekaligus strategi untuk meningkatkan daya beli warga di tengah momentum perayaan.

Antusiasme warga pun terlihat dari kehadiran pengunjung dari berbagai kecamatan, seperti Irawan dari Sigaluh dan Rizal dari Karangkobar, yang datang bersama rombongan untuk menikmati suasana meriah di pusat kota.

Dengan capaian pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,26% pada tahun 2025, langkah Pemkab Banjarnegara memadukan budaya, hiburan, dan ekonomi dalam satu panggung dinilai sebagai strategi yang tepat.

Perayaan ini diharapkan menjadi simbol keberhasilan pembangunan daerah, di mana masyarakat terhibur, pelaku UMKM semakin sejahtera, dan visi Banjarnegara “Maju dan Sejahtera” kian mendekati kenyataan.

Pewarta: Wiwid

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close