TANGERANG, WINews -- Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Lembaga Bantuan Hukum Perhimpunan Masyarakat Indonesia Bersatu (LBH PMBI) resmi menetapkan Ketua Paralegal Nasional sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat sistem bantuan hukum di Indonesia.
Amanah penting tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum, Darman Sumantri, kepada Larson Galingging, sosok yang dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam advokasi hukum serta pemberdayaan masyarakat.
Penunjukan ini menjadi tonggak baru dalam upaya membangun ekosistem hukum yang lebih inklusif, profesional, dan berpihak pada masyarakat kecil.
Komitmen Penuh Jalankan Amanah Nasional
Dalam pernyataan resminya, Larson Galingging menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad kuat untuk menjalankan tanggung jawab tersebut secara maksimal.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Umum dan jajaran. Ini adalah amanah besar yang akan saya jalankan dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan komitmen tinggi,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Ia menegaskan bahwa posisi ini bukan sekadar jabatan struktural, melainkan peran strategis dalam memperkuat akses keadilan bagi masyarakat luas.
Strategi Besar: Membangun Kader Hukum dari Paralegal hingga Advokat
Penunjukan Ketua Paralegal Nasional menjadi bagian dari program jangka panjang LBH PMBI dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) hukum yang unggul.
Larson menjelaskan, paralegal memiliki peran vital sebagai ujung tombak dalam memberikan bantuan hukum, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap keadilan.
Adapun fokus utama yang akan dijalankan meliputi:
Penguatan kapasitas dan kompetensi paralegal di seluruh Indonesia
Pembinaan berkelanjutan menuju standar profesionalisme tinggi
Penciptaan jalur kaderisasi hingga menjadi advokat berkualitas
Peningkatan integritas dan pemahaman hukum berbasis praktik lapangan
Menurutnya, paralegal merupakan fondasi awal dalam perjalanan karier hukum yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
“Paralegal adalah garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan. Dari sinilah kita membangun langkah menuju advokat profesional dengan legal standing yang kuat,” jelasnya.
Dorong Sinergi Nasional dan Solidaritas Antar Paralegal
Selain peningkatan kualitas SDM, Larson juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antar anggota di ყველა tingkatan, mulai dari daerah hingga pusat.
Ia mengajak seluruh paralegal untuk aktif membangun sinergi dan tidak ragu berdiskusi dalam menghadapi persoalan hukum di lapangan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada komunikasi, diskusi, dan saling mendukung. Jika ada kendala, segera konsultasikan dengan rekan advokat agar tidak terjadi kesalahan dalam proses hukum,” tegasnya.
Pendekatan kolaboratif ini diyakini mampu memperkuat kualitas layanan bantuan hukum secara nasional.
LBH PMBI Pertegas Peran sebagai Pembela Rakyat Kecil
Dengan kepemimpinan baru di sektor paralegal, LBH PMBI menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial.
Program pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan generasi advokat yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki empati sosial tinggi.
Langkah ini menjadi bagian dari visi besar LBH PMBI dalam:
Meningkatkan kualitas SDM hukum nasional
Memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat
Menghadirkan keadilan yang merata dan berkeadilan sosial
Menjadi garda terdepan dalam advokasi rakyat kecil
Harapan dan Arah Baru Dunia Paralegal Indonesia
Penunjukan Larson Galingging sebagai Ketua Paralegal Nasional diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam sistem kaderisasi hukum di Indonesia.
Kepercayaan dari pimpinan menjadi modal penting untuk menciptakan struktur organisasi yang solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan dedikasi, LBH PMBI optimistis dapat mewujudkan cita-cita besar: menghadirkan keadilan hukum bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
Pewarta: Redaksi WINews

0 Komentar