
Kota Bengkulu, WINews -- Kisah pilu datang dari sebuah keluarga di Desa Kungkai Baru, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Bengkulu.
Seorang suami berinisial KR bersama empat orang anaknya harus menghadapi kenyataan pahit setelah sang istri, SS, meninggalkan rumah tangga mereka sejak kurang lebih satu tahun lalu.
Awalnya, kepergian sang istri disebut-sebut karena alasan ekonomi, yakni kebutuhan rumah tangga yang dinilai tidak tercukupi.
Namun, setelah dilakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak keluarga, keterangan tersebut dibantah oleh pihak suami.
Dari hasil penelusuran lebih lanjut, muncul dugaan bahwa kepergian SS bukan semata karena faktor ekonomi, melainkan adanya keterlibatan dengan pria lain. Hal ini pun memicu konflik dalam keluarga besar KR.
Keempat anak pasangan tersebut diketahui tidak menerima keputusan sang ibu yang meninggalkan keluarga.
Mereka berharap kedua orang tuanya dapat kembali bersama, mengingat kebutuhan kasih sayang dari sosok ayah dan ibu yang masih sangat mereka perlukan.
Saat ini, permasalahan rumah tangga tersebut masih menjadi perhatian dan dalam proses penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya.
Kondisi ini diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah setempat, termasuk kepala desa, agar dapat membantu mencari solusi terbaik bagi keluarga tersebut.
Situasi yang dialami KR dan anak-anaknya menuai simpati warga sekitar. Mereka berharap persoalan ini dapat segera menemukan jalan keluar demi kebaikan bersama, terutama bagi masa depan keempat anak yang menjadi korban dari retaknya rumah tangga orang tuanya.
Pewarta: Semiran | WIN TV Bengkulu
0 Komentar