Breaking News

Audio Reader
Speed:

Breaking News Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Banjarnegara, Akses Jalan ke Dusun Jombok Lumpuh Total


BANJARNEGARA, WINews - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, selama lebih dari dua jam mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik, di wilayah Punggelan longsor terjadi pada hari Sabtu 16/05/2026.

Salah satu titik longsor terparah terjadi di jalur menuju Kroya - Jombok, tepatnya di Desa Petuguran, Kecamatan Punggelan. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup badan jalan hingga menyebabkan akses menuju Dusun Jombok dan wilayah sekitarnya tertutup total.

Akibat kejadian tersebut, aktivitas warga terganggu karena masyarakat yang hendak bepergian menuju desa, kecamatan maupun pusat kabupaten terpaksa memutar arah dengan jarak yang lebih jauh.

Darno, salah satu tokoh masyarakat Dusun Jombok, menuturkan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama lebih dari dua jam tanpa henti.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa titik mengalami longsor dan menutup akses jalan. Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat Desa Petuguran merupakan wilayah rawan bencana dan masuk zona merah tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara.

“Saya berharap warga selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras turun dalam waktu lama. Semoga pemerintah dan dinas terkait bisa segera membantu membuka akses jalan yang tertutup material longsor,” tambahnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Petuguran, Saefuloh, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan adanya bencana tanah longsor yang menutup akses utama menuju Dusun Jombok dan wilayah sekitarnya.

“Kami sudah menghubungi Polsek, Koramil, BPBD, dan dinas terkait lainnya untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Rohamat.

Menurutnya, jalan yang tertutup longsor tersebut merupakan akses utama dan jalur terdekat masyarakat menuju pusat desa, kecamatan hingga kabupaten, sehingga penanganan cepat sangat dibutuhkan.

“Harapan kami dinas terkait dapat segera mengevakuasi material longsor agar akses jalan bisa kembali normal. Kami juga akan mengajak warga untuk bergotong royong membersihkan material tanah longsor,” pungkasnya.

Pemerintah desa bersama aparat dan warga saat ini masih melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan apabila hujan kembali turun di wilayah tersebut.

Pewarta: Nursoleh

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close