
Kediri, WINews- Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Brimob Kediri. Melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban, jajaran Brimob menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga sekitar.
Momentum penuh berkah tersebut, Brimob Kediri menyembelih sebanyak tiga ekor sapi dan sembilan belas ekor kambing. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar markas serta sejumlah pondok pesantren di wilayah Kediri.
Kegiatan penyembelihan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat gotong royong. Sejak pagi hari, anggota Brimob tampak bahu-membahu melakukan proses penyembelihan, pencacahan, penimbangan hingga pengemasan daging kurban untuk dibagikan kepada penerima manfaat.
Komandan Brimob Kediri, AKP Joko Widodo, S.H., mengatakan bahwa kegiatan kurban menjadi bagian penting dalam membangun nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Untuk hari ini penyembelihan hewan kurban sebanyak tiga ekor sapi dan sembilan belas ekor kambing. Seluruhnya akan dibagikan kepada warga masyarakat sekitar maupun pondok pesantren yang ada di sekitar,” ujar AKP Joko Widodo, S.H.
Adapun pondok pesantren yang menerima distribusi daging kurban di antaranya Pondok Pesantren An Nur, Pondok Pesantren Muhammadiyah, Pondok Pesantren Al Kahfi, Pondok Pesantren Al Hidayah, serta Pondok Pesantren Al Fad.
570 Paket Daging Kurban Dibagikan untuk Warga
Pada pelaksanaan kurban tahun ini, panitia berhasil menyiapkan sekitar 570 paket daging kurban. Setiap paket berisi kurang lebih 1,5 kilogram daging yang dibagikan secara merata kepada masyarakat penerima manfaat.
“Jumlah seluruhnya sekitar 570 kantong, masing-masing berisi kurang lebih satu kilo setengah,” jelasnya.

Distribusi daging kurban dilakukan secara tertib dengan pengawasan anggota Brimob guna memastikan proses berjalan aman dan lancar. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena kegiatan tersebut dinilai sangat membantu warga, terutama dalam momentum Hari Raya Iduladha.
Selain masyarakat umum, perhatian khusus juga diberikan kepada lingkungan pesantren sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan antarinstansi dengan masyarakat religius di sekitar wilayah Kediri.
Wujud Kepedulian Sosial dan Keteladanan Nabi Ibrahim
AKP Joko Widodo menambahkan, kegiatan kurban bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan juga sarana menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta semangat berbagi kepada sesama.
Menurutnya, Iduladha menjadi momentum penting untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh ketulusan.

“Harapan ke depan mudah-mudahan ini menjadi rezeki bagi seluruh anggota maupun masyarakat untuk terus melaksanakan ibadah kurban. Kita meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang mengajarkan tentang keikhlasan,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dibandingkan tahun sebelumnya terdapat perubahan komposisi hewan kurban. Jumlah sapi mengalami sedikit penurunan, namun jumlah kambing meningkat sehingga total keseluruhan hewan kurban relatif tetap.
“Dari tahun kemarin jumlah sapinya berkurang, tetapi kambingnya bertambah. Jadi secara garis besar tetap sama,” tambahnya.

Perkuat Hubungan Harmonis dengan Masyarakat
Kegiatan sosial keagamaan seperti ini dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat. Kehadiran Brimob tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat melalui aksi sosial dan kemanusiaan.
Warga sekitar pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian Brimob Kediri yang secara konsisten melaksanakan pembagian daging kurban setiap tahun. Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas sosial.
Dengan semangat Iduladha 1447 H, Brimob Kediri berharap nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
Pewarta: Marlina
0 Komentar