CILACAP, WINews – Pemerintah Kabupaten Cilacap terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Cilacap Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu proyek strategis yang kini menjadi perhatian publik adalah pembangunan Jalan M. Suhud di Desa Padangsari, Kecamatan Majenang, yang saat ini tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cilacap.
Pembangunan jalan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain menjadi akses penghubung antarwilayah, ruas jalan ini juga mendukung mobilitas menuju sejumlah fasilitas pendidikan dan keagamaan, seperti pondok pesantren, Sekolah Dasar Negeri (SDN), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dengan panjang mencapai 2,5 kilometer dan lebar 4,5 meter, proyek ini dirancang menggunakan kombinasi metode pengecoran beton dan pengaspalan. Strategi tersebut diterapkan untuk menyesuaikan kondisi medan sekaligus meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban kendaraan berat maupun aktivitas harian masyarakat.
Anggaran Rp6,25 Miliar untuk Infrastruktur Berkualitas
Pemerintah Kabupaten Cilacap mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,25 miliar guna merealisasikan pembangunan jalan tersebut. Proyek ini dikerjakan oleh perusahaan pelaksana PT Mulya Karya, kontraktor asal Cilacap yang dipercaya menangani pekerjaan dengan standar mutu tinggi dan target penyelesaian yang ketat.
Dalam pelaksanaannya, proyek tidak hanya berfokus pada percepatan pembangunan, tetapi juga mengedepankan kualitas konstruksi agar hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Pengawasan teknis dilakukan secara menyeluruh oleh CV Putra Tunggal selaku konsultan pengawas. Mulai dari proses pemadatan tanah dasar, pemeriksaan material, kualitas campuran beton dan aspal, hingga ketebalan lapisan jalan diawasi langsung oleh tim ahli di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan hasil pembangunan benar-benar sesuai spesifikasi teknis pemerintah dan mampu memberikan keamanan serta kenyamanan bagi pengguna jalan.
Infrastruktur Dorong Pendidikan dan Ekonomi Desa
Keberadaan jalan baru ini diyakini akan membawa dampak besar bagi masyarakat Desa Padangsari dan sekitarnya. Selain memperlancar aktivitas pendidikan para pelajar dan santri, pembangunan jalan juga akan mempermudah distribusi hasil pertanian warga.
Masyarakat setempat mengaku sangat bersyukur atas pembangunan yang selama ini dinantikan tersebut.
“Kami sangat senang dan bersyukur adanya pembangunan jalan ini. Nantinya akses menuju pondok pesantren dan sekolah menjadi lebih mudah. Para petani juga akan terbantu saat mengangkut hasil panen,” ujar salah satu warga Desa Padangsari.
Menurut warga, kondisi jalan yang lebih baik akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Cilacap Barat karena akses transportasi menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Komitmen Pemkab Tingkatkan Infrastruktur Cilacap Barat
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cilacap menegaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Pemerintah berharap pembangunan jalan ini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar akses pendidikan, menunjang kegiatan keagamaan, serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Sementara itu, pihak konsultan pengawas memastikan seluruh pekerjaan dilakukan secara transparan dan profesional agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami memastikan pengawasan dilakukan secara ketat dari awal hingga akhir pekerjaan. Target kami bukan hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan jalan yang berkualitas dan tahan lama,” ungkap perwakilan CV Putra Tunggal.
Hingga saat ini, proses pembangunan masih terus berlangsung dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Warga berharap proyek jalan strategis tersebut dapat segera rampung sehingga mampu mendorong kemajuan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Padangsari serta wilayah Cilacap Barat secara keseluruhan.
Pewarta: Marjuki Wiyono


0 Komentar