Breaking News

Audio Reader
Speed:

UTBK 2026 di Untad Berjalan Lancar, Kehadiran Peserta Tembus 97,5 Persen

Foto: Suasana peserta saat mengikuti pelaksanaan UTBK 2026 di Untad 

Palu, WINews - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Universitas Tadulako yang berlangsung pada 21–30 April secara umum berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini disampaikan oleh berbagai pihak yang terlibat dalam pengawasan dan pelaksanaan ujian, termasuk perwakilan Ombudsman dan koordinator pelaksana di lapangan.

Perwakilan Ombudsman Sulawesi Tengah, Susiyanti, menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian UTBK berlangsung jujur dan adil. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas agar tidak terjadi kecurangan selama proses ujian.

“Kami berharap pelaksanaan UTBK ini berjalan dengan baik, sehingga tidak ada kecurangan yang merugikan calon mahasiswa. Semua peserta harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik sesuai yang diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana UTBK, Afdiyanti, mengungkapkan bahwa hingga hari terakhir pelaksanaan, tidak ditemukan adanya kecurangan maupun penjadwalan ulang (reschedule). Seluruh proses ujian juga dipastikan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Sejauh ini tidak ada reschedule, tidak ada kecurangan, dan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur. Kehadiran peserta juga sangat tinggi, berkisar antara 95 hingga 97,5 persen setiap harinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, hanya terdapat satu kasus peserta yang mengalami gangguan kesehatan ringan akibat tidak sarapan. Peserta tersebut telah mendapatkan penanganan di ruang medis dan tetap dapat mengikuti ujian hingga selesai.

Selain itu, sempat terjadi gangguan listrik pada salah satu sesi. Namun, kondisi tersebut dapat segera diatasi tanpa mengganggu jalannya ujian secara keseluruhan, serta tidak memerlukan penambahan sesi.

Panitia juga menemukan beberapa peserta yang belum terbiasa menggunakan komputer, khususnya dalam mengoperasikan mouse. Untuk mengantisipasi hal tersebut, panitia menyediakan sesi latihan sebelum ujian dimulai.

“Ada beberapa peserta yang baru pertama kali menggunakan komputer, namun kami telah menyiapkan sesi latihan agar mereka dapat menyesuaikan diri,” tambah Afdiyanti.

Dari sisi pengawasan, seluruh fasilitas penunjang seperti CCTV dipastikan berfungsi dengan baik selama pelaksanaan ujian. Kehadiran Ombudsman dalam monitoring dan evaluasi (monev) turut memastikan proses berjalan transparan dan sesuai aturan.

Dengan capaian kehadiran yang hampir menyentuh 100 persen serta minimnya kendala teknis maupun nonteknis, pelaksanaan UTBK 2026 dinilai sukses dan kondusif hingga sesi terakhir.

“Alhamdulillah, sesi terakhir berjalan lancar tanpa hambatan. Semoga hasilnya memberikan yang terbaik bagi seluruh peserta,” tutup Afdiyanti.

Keberhasilan pelaksanaan UTBK tahun ini diharapkan menjadi cerminan komitmen bersama dalam menjaga kualitas, transparansi, dan keadilan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan nasional.



Pewarta: JDAM

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close