Breaking News

Audio Reader
Speed:

Bukan Sekadar Menulis Berita! Kini Jurnalis Dituntut Paham Hukum, MHI Buka Sertifikasi Nasional C.ILJ Batch 6





JAKARTA, WINews - Perkembangan dunia jurnalistik di era digital saat ini semakin kompleks. Tidak hanya dituntut cepat dalam menyajikan informasi, jurnalis juga harus memiliki pemahaman mendalam mengenai aspek hukum agar tidak terjebak dalam kesalahan pemberitaan yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Mulai dari kasus korupsi, pidana umum, sengketa tanah, kekerasan seksual, hingga kejahatan siber, seluruhnya membutuhkan ketelitian tinggi dalam penyusunan berita. Kesalahan dalam penggunaan istilah hukum atau pelanggaran asas praduga tak bersalah dapat berdampak serius terhadap kredibilitas media maupun jurnalis itu sendiri.

Menjawab tantangan tersebut, Mimbar Hukum Indonesia (MHI) kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Profesional Jurnalis Hukum Indonesia (Certified Indonesian Legal Journalist / C.ILJ) Batch 6, yang akan dilaksanakan secara LIVE Zoom Meeting pada 4–5 Juli 2026 pukul 08.30–13.30 WIB.

Program Sertifikasi Jurnalis Hukum untuk Era Digital

Program ini dirancang sebagai bentuk peningkatan kompetensi bagi insan pers agar mampu memahami hukum secara komprehensif dan profesional. Tidak hanya untuk jurnalis media cetak, televisi, radio, dan media online, pelatihan ini juga terbuka bagi:

Content creator dan jurnalis digital

Mahasiswa dan akademisi

Praktisi hukum dan advokat

Humas instansi pemerintah maupun swasta

Masyarakat umum yang ingin memahami hukum

Dengan demikian, pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran inklusif dalam membangun literasi hukum nasional.

MHI: Jurnalis Hukum Adalah Pilar Literasi Publik

Direktur Mimbar Hukum Indonesia (MHI), M. Jamil, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa jurnalis hukum memiliki posisi strategis dalam menjembatani kompleksitas dunia hukum dengan masyarakat luas.

“Jurnalis hukum tidak hanya dituntut menulis berita, tetapi juga memahami substansi hukum, etika jurnalistik, serta dampak hukum dari setiap informasi yang dipublikasikan. Literasi hukum di kalangan jurnalis dan masyarakat adalah fondasi penting dalam membangun budaya sadar hukum di Indonesia,” ujar M. Jamil, 30/06/2026.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas melalui sertifikasi menjadi langkah penting untuk memperkuat integritas profesi jurnalis di tengah derasnya arus informasi digital.

Materi Lengkap dan Aplikatif Berbasis Studi Kasus

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi komprehensif dan aplikatif, antara lain:

Sistem hukum Indonesia dan praktik peradilan

Etika jurnalistik dan tanggung jawab hukum pers

Teknik membaca putusan pengadilan

Analisis dokumen hukum dan data publik

Teknik investigasi jurnalistik berbasis data

Wawancara dengan aparat penegak hukum

Studi kasus korupsi, pertanahan, kekerasan seksual, dan kejahatan siber

Konsep restorative justice dan isu hukum aktual nasional

Selain teori, peserta juga akan diajak menganalisis kasus nyata yang pernah menjadi sorotan publik untuk memahami dampak langsung pemberitaan terhadap proses hukum dan opini masyarakat.

Menjawab Tantangan Era Disinformasi

Di tengah maraknya informasi digital, jurnalis dituntut mampu membedakan fakta hukum dengan opini, serta memahami batas antara kepentingan publik dan perlindungan hak individu.

Pelatihan ini juga membahas secara mendalam:

Risiko hukum dalam pemberitaan pidana

Pencegahan trial by the press

Etika peliputan kasus sensitif

Perlindungan narasumber dan korban

Standar verifikasi informasi hukum

Daftar Narasumber Nasional Berpengalaman

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan praktisi hukum, akademisi, dan organisasi pers nasional, yaitu:

1. Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ

2. Firmansyah, S.H., M.Si.

3. Hana Asmita, S.I.Kom., CIJ., CWP., CAHNR., C.ILJ

4. Dedi Purwanto, S.H., M.H., C.ILJ

Komitmen Melahirkan Jurnalis Hukum Profesional

Melalui program Certified Indonesian Legal Journalist (C.ILJ), MHI berharap dapat mencetak jurnalis yang tidak hanya kompeten dalam penulisan berita, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan pemahaman hukum yang kuat.

Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas ekosistem media di Indonesia agar lebih kredibel, edukatif, dan bertanggung jawab.

Webinar Nasional Pendukung Program MHI

Selain pelatihan C.ILJ, MHI juga akan menggelar rangkaian webinar nasional, antara lain:

1 Juli 2026: Prosedur Pembangunan Rumah Ibadah di DKI Jakarta

2 Juli 2026: Pertanggungjawaban Pidana Penyalahgunaan AI Deepfake

10 Juli 2026: Perjanjian Kawin dan Harta Bersama

11 Juli 2026: Waris Islam dalam Realitas Sosial Indonesia

Seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Informasi Pendaftaran

Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui:

WhatsApp: 0817-7666-6123

Instagram: @MimbarHukumIndonesia

Kesimpulan

Di tengah meningkatnya kompleksitas isu hukum dan derasnya arus informasi digital, kebutuhan akan jurnalis yang memahami hukum menjadi semakin penting. Program C.ILJ Batch 6 menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan integritas insan pers di Indonesia.

Pewarta: Nursoleh

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close