Breaking News

Audio Reader
Speed:

Nurbani Humanity Foundation Santuni 500 Anak Yatim dan Dhuafa di Demak




DEMAK, WINews - Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan Nurbani Humanity Foundation di bawah naungan Yayasan Nurul Burhan Arrabani melalui kegiatan santunan bagi lebih dari 500 anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Joglo Pondok Pesantren Nurul Burhan Arrabani, Jalan Sultan Hadiwijaya, Mangunjiwan, ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Acara yang digelar selepas Salat Magrib tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Demak. Selain menjadi momentum berbagi kebahagiaan, kegiatan ini juga menghadirkan nuansa edukatif dan penuh keceriaan bagi anak-anak melalui berbagai hiburan interaktif yang dipandu oleh Kawanan Badut dan Robot.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara. Anak-anak penerima manfaat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman positif yang membangun semangat dan optimisme mereka.

Santunan Anak Yatim Sebagai Wujud Kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Burhan Arrabani, Dr. KH. Ahmad Salim, didampingi Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat Krasak Guntur, Gus Syarifudin Hidayatullah Misbah (Gus Dayat).

Momentum tersebut menjadi simbol kolaborasi antara lembaga sosial, tokoh agama, para donatur, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Usai prosesi santunan, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian acara keagamaan yang meliputi istighasah yang dipimpin KH. Umar, pembacaan Manaqib oleh KH. Supriyadi, serta tausiyah keagamaan yang disampaikan Gus Dayat. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat dan penuh harapan.

Dalam sambutannya, KH. Ahmad Salim menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Anak yatim adalah amanah yang harus dijaga bersama. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan relawan. Kami berharap anak-anak yang hari ini menerima santunan kelak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, santunan yang diberikan tidak hanya bernilai sebagai bantuan ekonomi sesaat, tetapi juga menjadi dukungan moral agar anak-anak yatim dan dhuafa memiliki kepercayaan diri dalam meraih masa depan yang lebih baik.





Kolaborasi Donatur dan Relawan Jadi Kunci Keberhasilan Program

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang secara konsisten menyalurkan kepeduliannya melalui Nurbani Humanity Foundation.

Sekretaris Yayasan Nurul Burhan Arrabani, Gus Saidun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, mitra, serta relawan yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan sosial tersebut.

Ia menilai sinergi antara lembaga sosial dan masyarakat merupakan modal utama dalam memperluas manfaat bagi kelompok yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan mitra yang telah mempercayakan amanahnya melalui Nurbani Humanity Foundation. Semoga sinergi kebaikan ini terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Komitmen tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Yayasan Nurul Burhan Arrabani, Gus Farrel, yang menegaskan bahwa kegiatan santunan merupakan bagian dari upaya menjaga nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi identitas masyarakat Indonesia.

Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Tidak hanya berhenti pada kegiatan santunan, Nurbani Humanity Foundation menyiapkan berbagai program sosial berkelanjutan yang diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Sekretaris Nurbani Humanity Foundation, Nur Fatoni, menjelaskan bahwa lembaganya tengah merancang sejumlah program pemberdayaan yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pendekatan pemberdayaan menjadi langkah penting agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidup secara mandiri.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan menyentuh lebih dari 500 penerima manfaat. Ke depan, kami tidak hanya fokus pada santunan, tetapi juga mengembangkan program di bidang pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” jelas Nur Fatoni.

Program-program tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat lembaga sekaligus membantu menciptakan masyarakat yang lebih berdaya, produktif, dan sejahtera.

Menumbuhkan Harapan Baru Bagi Generasi Masa Depan

Melalui kegiatan santunan yang rutin dilaksanakan, Nurbani Humanity Foundation ingin menanamkan semangat bahwa kepedulian sosial bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan kemanusiaan yang harus terus dijaga dan diperluas.

Dengan melibatkan para donatur, relawan, tokoh agama, serta masyarakat luas, lembaga ini berharap mampu menghadirkan lebih banyak program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa.

Kegiatan di Kabupaten Demak ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dalam kebaikan mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, semangat berbagi dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.


Pewarta: Nursoleh

Editor: WINews

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close