MUSI RAWAS, WINews – Sebuah rumah panggung milik warga di Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (7/7/2026) sore. Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut menghanguskan bangunan beserta seluruh isi rumah, dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Rumah yang terbakar diketahui merupakan milik Budi (37), seorang petani yang saat kejadian sedang berada di kebun di belakang rumahnya.
Api Pertama Kali Terlihat dari Ruang Tamu
Menurut keterangan saksi di lokasi, kobaran api pertama kali diketahui oleh Lam (56) dan Effendy. Keduanya melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang berasal dari bagian ruang tamu rumah korban.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang kemudian menyambar tumpukan kardus bekas yang berada di dekat sumber percikan api. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah yang sebagian besar berbahan kayu sehingga mempercepat proses pembakaran.
Melihat kondisi tersebut, Lam langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar, sedangkan Effendy segera memanggil pemilik rumah sekaligus menghubungi personel Polsek Jayaloka dan Koramil setempat.
"Kami langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya bersama warga sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran datang," ujar salah seorang saksi.

Damkar, Polisi, TNI, dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Sukakarya tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas Damkar bersama anggota Polsek Jayaloka, Koramil, serta masyarakat bahu-membahu melakukan proses pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih 40 menit, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.10 WIB.
Kesigapan petugas dan warga dinilai berhasil mencegah kebakaran meluas ke rumah-rumah di sekitar lokasi.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kapolsek Jayaloka, IPTU M. Soleh, S.H., mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.
"Korban tinggal bersama istri dan satu anak perempuan. Seluruh penghuni berhasil keluar dari rumah dengan selamat. Namun bangunan rumah panggung berukuran sekitar 10 x 15 meter beserta seluruh perabotan di dalamnya habis terbakar," jelas IPTU M. Soleh.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Polisi Lakukan Olah TKP
Usai kebakaran, personel Polsek Jayaloka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta membantu warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab utama kebakaran. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan menghindari penumpukan benda-benda mudah terbakar di sekitar jaringan listrik guna meminimalkan risiko kebakaran.
Pewarta: Yusi Hasan
Editor: WINews Redaksi

0 Komentar