Breaking News

Audio Reader
Speed:

Jelang Hari Polwan ke-78, Polwan Polres Pekalongan Jalani Gaktibplin: Cek HP hingga Tes Urine




PEKALONGAN, WINews - Peringatan Hari Polisi Wanita (Polwan) ke-78 di lingkungan Polres Pekalongan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Menjelang peringatan yang jatuh pada 1 September 2026, jajaran Polwan Polres Pekalongan mengikuti pemeriksaan Penegakan, Ketertiban, dan Disiplin (Gaktibplin) yang dilaksanakan Sipropam Polres Pekalongan, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Pekalongan. Pemeriksaan menjadi bagian dari upaya internal kepolisian untuk memastikan setiap personel Polwan tetap menjaga disiplin, integritas, profesionalisme, serta menjauhi berbagai aktivitas yang berpotensi merusak citra institusi.

Pemeriksaan Personel Dilakukan Secara Menyeluruh

Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan diperiksa satu per satu. Pemeriksaan mencakup sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan data diri, sikap tampang, hingga perangkat telepon seluler (handphone).

Pemeriksaan terhadap perangkat komunikasi dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal untuk memastikan tidak terdapat personel yang terlibat dalam aktivitas terlarang, termasuk praktik judi online (judol) maupun pinjaman online ilegal (pinjol).

Langkah tersebut dinilai penting mengingat perkembangan teknologi digital juga membawa berbagai risiko baru, termasuk penyalahgunaan platform digital yang dapat berdampak terhadap kehidupan pribadi maupun profesional seorang anggota kepolisian.

Selain pemeriksaan administrasi dan perangkat komunikasi, Sipropam juga melaksanakan tes urine terhadap personel Polwan.

Tes tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian.

Propam: Gaktibplin untuk Menjaga Integritas Personel

PS. Kasi Propam Polres Pekalongan, Iptu Edi Santoso, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemeriksaan Gaktibplin tersebut merupakan langkah internal untuk memastikan personel Polwan senantiasa berada dalam koridor disiplin dan integritas.

Menurut Edi, kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan bertepatan dengan momentum menjelang Hari Jadi Polwan ke-78 yang diperingati pada 1 September 2026.

“Hari ini kita melaksanakan Gaktibplin personel Polwan Polres Pekalongan dalam rangka Hari Jadi Polwan ke-78 yang nanti pada tanggal 1 September 2026. Kali ini kita melaksanakan untuk memastikan Polwan Polres Pekalongan senantiasa bersih dan berintegritas untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Iptu Edi.

Ia menegaskan, Gaktibplin tidak semata-mata ditujukan untuk menemukan pelanggaran. Lebih jauh, pemeriksaan tersebut menjadi instrumen pembinaan agar setiap anggota mampu mempertahankan standar disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Integritas Polisi Dimulai dari Internal

Menurut Iptu Edi, kedisiplinan anggota kepolisian memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat. Polwan sebagai bagian dari institusi Polri juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan contoh positif, baik dalam menjalankan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Polwan berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai situasi. Karena itu, perilaku, sikap, dan profesionalisme personel menjadi bagian penting dalam membangun persepsi publik terhadap pelayanan kepolisian.

“Tujuan pemeriksaan terhadap para Polwan Polres Pekalongan untuk meningkatkan disiplin, integritas serta profesional personel Polwan Polres Pekalongan. Tentunya untuk menjaga kepercayaan masyarakat karena sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” jelasnya.

Pemeriksaan internal seperti Gaktibplin juga menjadi bentuk pengawasan berkelanjutan agar personel memahami bahwa menjaga nama baik institusi tidak hanya dilakukan ketika sedang bertugas, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari.

Polwan Didorong Menjadi Role Model bagi Masyarakat

Iptu Edi menambahkan bahwa anggota Polwan diharapkan mampu menjadi role model atau teladan bagi masyarakat.

Menurutnya, keteladanan tersebut dapat dimulai dari hal-hal mendasar, seperti kepatuhan terhadap aturan, kedisiplinan, menjaga sikap, menjauhi aktivitas ilegal, serta menunjukkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan.

“Para Polwan harus bisa menjadi role model atau contoh bagi masyarakat,” tegas Iptu Edi.

Pesan tersebut menjadi relevan dalam momentum Hari Polwan ke-78. Peringatan Hari Polwan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan dan kontribusi polisi wanita, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap kualitas pengabdian personel di tengah masyarakat.

Hari Polwan ke-78, Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik

Gaktibplin yang dilaksanakan Polres Pekalongan menunjukkan bahwa peringatan Hari Polwan dapat dimaknai melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.

Kedisiplinan, integritas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap aturan menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Terlebih di era digital, perilaku personel kepolisian dapat dengan mudah menjadi perhatian publik. Karena itu, pengawasan internal dan pembinaan secara berkala menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pelayanan serta mencegah potensi pelanggaran.

Melalui kegiatan tersebut, semangat Hari Polwan ke-78 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai pengabdian harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, disiplin, dan bertanggung jawab.

Pada akhirnya, keberadaan Polwan di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui integritas yang dimulai dari lingkungan internal.

Pewarta: Taufik Hidayat

Editor: WINews

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close