Breaking News

Audio Reader
Speed:

Pembangunan Talud Kawunganten Dipercepat, Cegah Erosi dan Risiko Banjir


KAWUNGANTEN, CILACAP, WINews - Upaya penguatan infrastruktur pengendali banjir dan erosi terus dilakukan di wilayah Kawunganten. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan pembangunan talud pondasi penahan erosi di sisi Jembatan Kawunganten sebagai langkah mitigasi terhadap ancaman longsor dan luapan air saat musim penghujan.

Pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 10.35 WIB, awak media WINews bersama rekan media RIfal melakukan pemantauan langsung ke lokasi pekerjaan. Dari hasil pantauan, terlihat aktivitas pembangunan talud penahan tanah yang sedang berlangsung di area samping Jembatan Kawunganten.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan kebutuhan teknis di lapangan dengan tujuan memperkuat struktur tanah di sekitar aliran sungai. Talud yang dibangun memiliki panjang sekitar 22 meter ke arah selatan dan dirancang sebagai pengaman untuk menahan tekanan tanah sekaligus mengurangi dampak erosi akibat derasnya aliran air.

Di lokasi, awak media berkesempatan melakukan wawancara dengan Mas Galang yang mewakili pihak pelaksana pekerjaan dari kontraktor asal Cirebon, serta Bapak Sutikno dari pihak konsultan PT Sinergi Global Banyumas.

Menurut Sutikno, pembangunan talud tersebut menyesuaikan kondisi aktual di lapangan agar hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Pekerjaan ini disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Fungsinya untuk membangun talud dan tanggul penahan tanah agar mampu mengurangi risiko erosi serta menahan luapan air yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir ketika curah hujan tinggi," jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi geografis lokasi yang memiliki debit air cukup besar menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pembangunan struktur pengaman tersebut. Dengan adanya talud, diharapkan area sekitar Jembatan Kawunganten menjadi lebih aman dan memiliki daya tahan lebih baik terhadap tekanan air.

Namun demikian, pelaksanaan pekerjaan saat ini belum dapat berjalan secara maksimal. Hal tersebut dikarenakan adanya pipa milik Pertamina yang melintas di dasar sungai tepat di bawah Jembatan Kawunganten.

Keberadaan pipa tersebut membutuhkan penanganan khusus serta koordinasi dengan pihak terkait agar proses pembangunan dapat berjalan aman tanpa mengganggu fasilitas vital yang sudah ada.

Tim media WINews melakukan dokumentasi langsung di lokasi sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat secara transparan dan berimbang. Setiap tahapan pekerjaan diamati guna memberikan gambaran nyata mengenai proses pembangunan infrastruktur tersebut.

Masyarakat berharap pembangunan talud ini dapat segera diselesaikan sesuai standar teknis dan prosedur yang berlaku, sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang dalam mengurangi risiko erosi, banjir, serta menjaga keamanan akses transportasi di sekitar Jembatan Kawunganten.

Pewarta: Marjuki Wiyono dan Rifal
WINews TV
Editor: WINews

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close