Palu, WINews – Teras Baca Nasana kembali menggelar kegiatan peningkatan literasi masyarakat melalui aktivitas membaca nyaring yang menyasar anak-anak usia sekolah dasar di Kelurahan Mamboro, Kota Palu, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan bertajuk Membaca Nyaring Sebagai Pengayaan Literasi Bagi Anak tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Program ini merupakan lanjutan dari pelatihan membaca nyaring bagi para ibu dan calon ibu yang sebelumnya dilaksanakan pada 2 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat pendampingan dari Trainer Read Aloud Indonesia, Nur Indah Fitriani Sofyan, yang juga merupakan Founder Let’s ngeLES.
Ketua Teras Baca Nasana, Rani Astriani Mointi, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memperkuat budaya literasi dengan melibatkan anak dan orang tua secara bersamaan.
Menurutnya, peningkatan literasi akan lebih efektif apabila dukungan diberikan kepada kedua pihak, sehingga minat baca anak dapat tumbuh seiring dengan kemampuan orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah.
“Kita ingin intervensinya tidak hanya kepada ibu atau anak saja. Jika orang tua bersemangat tetapi anak tidak memiliki minat baca, tentu akan sulit. Begitu juga sebaliknya. Karena itu kami berupaya menjangkau keduanya secara bersamaan,” ujar Rani.
Ia menambahkan, membaca nyaring merupakan salah satu metode yang dinilai efektif untuk meningkatkan literasi anak karena dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Mamboro, Nur Hikmah, menilai membaca nyaring tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan kognitif dan emosional anak.
“Kegiatan membaca nyaring sangat efektif untuk pengayaan literasi anak. Metode ini tidak sekadar membaca teks, tetapi juga membangun pondasi kognitif dan emosional anak sejak dini,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, TP PKK Kelurahan Mamboro bersama Teras Baca Nasana berencana memperkuat budaya literasi melalui penyediaan fasilitas baca yang mudah dijangkau masyarakat.
Program tersebut akan difokuskan pada penguatan peran keluarga, pembentukan pojok baca di Posyandu, edukasi bagi para ibu sebagai pendidik pertama di rumah, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kedekatan anak dengan buku.
Nur Hikmah berharap kolaborasi antara TP PKK dan Teras Baca Nasana dapat terus berlanjut guna mendukung terciptanya masyarakat yang gemar membaca dan memiliki budaya literasi yang kuat.
“Kami berharap upaya ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya anak-anak di Kelurahan Mamboro,” tutupnya.
Pewarta: Junaidi


0 Komentar