Breaking News

Audio Reader
Speed:

Harlah Kejaksaan ke-81 di Blora Diwarnai Pengajian Maulid Nabi dan Aksi Donor Darah, 67 Kantong Darah Terkumpul





BLORA, WINews - Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus menghadirkan aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan digelar di Kantor Kejari Blora pada Senin (31/8/2026), melalui pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora.

Dua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya jajaran Kejari Blora untuk memaknai Harlah Kejaksaan ke-81 melalui penguatan nilai keimanan, keteladanan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pengajian Maulid Nabi Jadi Momentum Memperkuat Integritas

Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Khristiya Lutfiasandhi, mengatakan peringatan Harlah Kejaksaan dapat menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai yang harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Menurutnya, kegiatan pengajian tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan keteladanan bagi seluruh jajaran Kejari Blora.

“Pengajian ini menjadi momentum memperkuat nilai keimanan, keteladanan, dan kebersamaan,” ujar Khristiya.
Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menghadirkan KH Minardi sebagai pemberi tausiyah. Kegiatan diikuti para Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian, seluruh pegawai Kejari Blora, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Blora, Ny. Lis Khristiya, bersama jajaran pengurus.

Dalam kegiatan tersebut, pesan tentang keteladanan Rasulullah SAW menjadi salah satu poin penting. Nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab dan sikap humanis dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi kesempatan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi kejujuran, amanah, serta sikap humanis,” kata Khristiya.

Dilanjutkan Donor Darah, 67 Kantong Berhasil Dikumpulkan

Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan aksi donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Blora. Donor darah berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 13.00 WIB.

Kegiatan kemanusiaan tersebut mendapat dukungan dari berbagai unsur. Selain jajaran Kejari Blora, sejumlah personel dari instansi lain turut berpartisipasi, antara lain Kodim 0721/Blora, Yonif 410/Alugoro, Yonif TP Kabupaten Blora, serta Subdenpom Blora.

Dari kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Blora berhasil menghimpun 67 kantong darah.
Puluhan kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat menambah persediaan darah dan membantu masyarakat maupun pasien yang sewaktu-waktu membutuhkan transfusi melalui layanan PMI.

Bagi penyelenggara, donor darah menjadi salah satu bentuk sederhana namun nyata dalam menerjemahkan semangat kepedulian sosial ke dalam tindakan.

“Harapannya, darah yang terkumpul dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutur Khristiya.

Sinergi Antarinstansi untuk Kepentingan Kemanusiaan

Aksi donor darah tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam kegiatan sosial. Kejaksaan, TNI, dan PMI Kabupaten Blora terlibat dalam satu kegiatan dengan tujuan yang sama, yakni membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Sinergi semacam ini dinilai penting karena kebutuhan darah dapat muncul kapan saja, terutama bagi pasien yang menjalani perawatan medis, korban kecelakaan, maupun kondisi lain yang membutuhkan transfusi.

Salah seorang warga Blora, Sukirah, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan aparat penegak hukum dalam kegiatan kemanusiaan menunjukkan bahwa institusi pemerintah juga dapat hadir melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dirasakan secara langsung.
Ia menilai donor darah merupakan kegiatan yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi karena setiap sumbangan darah berpotensi membantu orang lain yang sedang berada dalam kondisi membutuhkan.

Harlah Kejaksaan ke-81 dan Upaya Membangun Kepercayaan Publik

Peringatan Harlah Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 tahun ini mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis.”

Tema tersebut menempatkan kepercayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas institusi penegak hukum.

Kepercayaan publik tidak hanya berkaitan dengan bagaimana hukum ditegakkan, tetapi juga bagaimana institusi negara menjalankan tugas secara profesional, transparan, berintegritas dan tetap memperhatikan nilai kemanusiaan.

Dalam konteks tersebut, kegiatan sosial seperti donor darah menjadi salah satu bentuk kehadiran institusi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sebanyak 67 kantong darah yang berhasil dihimpun memang menjadi angka konkret dari aksi tersebut. Namun, nilai kegiatan tidak berhenti pada jumlah kantong darah yang terkumpul. Di balik setiap donor terdapat kepedulian dan harapan agar persediaan darah dapat tersedia ketika seseorang membutuhkannya.
Pengabdian Tidak Berhenti pada Seremonial

Rangkaian pengajian Maulid Nabi dan donor darah memberikan pesan yang saling melengkapi. Pengajian menjadi sarana memperkuat nilai spiritual dan keteladanan, sedangkan donor darah menjadi bentuk kepedulian sosial yang diwujudkan melalui tindakan nyata.

Bagi Kejari Blora, momentum Harlah Kejaksaan ke-81 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, kejujuran, amanah, profesionalitas dan sikap humanis dalam melaksanakan tugas.

Pengabdian kepada masyarakat pada akhirnya tidak hanya dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat.

Dari suasana khidmat pengajian hingga aksi donor darah yang menghasilkan puluhan kantong darah, peringatan Harlah Kejaksaan ke-81 di Blora menunjukkan bahwa nilai pengabdian dapat diterjemahkan dalam berbagai bentuk.

Upaya membangun kepercayaan publik pun membutuhkan konsistensi. Penegakan hukum yang berintegritas dan adil perlu berjalan beriringan dengan kehadiran institusi yang humanis serta memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Pewarta: Nursoleh

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close