Breaking News

Audio Reader
Speed:

Camat Bilah Barat Dorong Pemberdayaan PKK, Ibu-Ibu Desa AFD 1 Dapat Pelatihan Pengasuhan dan Ekonomi Keluarga




LABUHANBATU, WINews TV - Upaya memperkuat peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat desa terus dilakukan di Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Pada Senin, 5 Oktober 2026, Ketua TP PKK Kecamatan Bilah Barat, Kartika Rahayu Nainggolan, yang merupakan istri Camat Bilah Barat Asrul Alamsyah Pasaribu, memimpin kegiatan pelatihan PKK bagi ibu-ibu di Desa AFD 1 Bilah Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Desa AFD 1 Bilah Barat dan diikuti oleh sejumlah kader PKK, ibu-ibu kepala dusun, serta warga setempat.

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya mendorong kader PKK agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan desa.

Fokus pada Pengasuhan Anak di Era Digital

Saat ditemui jurnalis Warta Indonesia News TV di lokasi kegiatan, Kartika Rahayu Nainggolan menjelaskan sejumlah materi yang menjadi perhatian dalam pelatihan PKK tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut antara lain membahas pola asuh anak dan remaja di era digital, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), serta program Hatinya PKK.

“Dalam pelaksanaan ini adalah untuk pola asuh anak remaja di era digital, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), dan Hatinya PKK,” ungkap Kartika Rahayu Nainggolan.

Pola pengasuhan anak menjadi salah satu perhatian penting di tengah semakin luasnya penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Anak dan remaja kini semakin dekat dengan perangkat digital, media sosial, serta berbagai sumber informasi yang dapat memberikan dampak positif maupun tantangan bagi keluarga.

Karena itu, peningkatan kapasitas orang tua dan kader PKK di tingkat desa diharapkan dapat membantu keluarga membangun pola komunikasi dan pendampingan anak yang lebih baik.


Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

Selain aspek pengasuhan, pelatihan juga memberikan perhatian terhadap Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Program tersebut memiliki relevansi dengan upaya pemberdayaan keluarga melalui kegiatan ekonomi produktif. Kader PKK diharapkan dapat menjadi penggerak bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi yang tersedia di lingkungan masing-masing.

Penguatan kapasitas perempuan dalam pengelolaan usaha keluarga juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga.

Melalui kegiatan pemberdayaan seperti pelatihan, pendampingan, dan berbagi pengalaman antar-kader, masyarakat dapat memperoleh wawasan mengenai bagaimana mengembangkan kegiatan produktif sesuai potensi dan kebutuhan lokal.

Kader PKK Apresiasi Pelatihan

Sejumlah ibu kepala dusun Desa AFD 1 Bilah Barat yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan.

Di antaranya Ibu Yayuk, Ibu Juwita, Ibu Umida Niati, dan Ibu Eni. Mereka menyampaikan terima kasih kepada Kartika Rahayu Nainggolan atas perhatian dan kegiatan pelatihan yang diberikan kepada kader serta ibu-ibu PKK di wilayah tersebut.

Menurut mereka, kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang untuk mendapatkan pengetahuan sekaligus bertukar pengalaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi keluarga dan masyarakat.

“Kami dari PKK Dusun AFD 1 Janji Bilah Barat mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kartika Rahayu Nainggolan, Ny. Asrul Alamsyah Pasaribu, yang telah melakukan pelatihan PKK kepada kami. Semoga melalui pelatihan ini kami dapat memberikan masukan-masukan untuk ibu-ibu PKK Desa AFD 1 Bilah Barat,” ungkap mereka.

PKK Diharapkan Semakin Aktif di Tingkat Desa

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan PKK di tingkat desa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Tidak hanya berkaitan dengan kegiatan sosial, PKK juga dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan dalam mendukung ketahanan keluarga.

Penguatan program pengasuhan anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan pemanfaatan lingkungan melalui program Hatinya PKK diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader PKK, dan masyarakat, berbagai program pemberdayaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga.

Kegiatan pelatihan PKK di Desa AFD 1 Bilah Barat pun menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih berdaya, mandiri, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi di era digital.

Pewarta: DR. Rangkuti

WINews TV - Labuhanbatu, Sumatera Utara

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close