Breaking News

Audio Reader
Speed:

Kapolres Takalar Gelar Jumat Keliling di Masjid Nurul Jihad, Ajak Warga Aktifkan Siskamling



TAKALAR, WINews - Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat memperkuat keamanan lingkungan melalui peningkatan kepedulian sosial, pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta komunikasi yang terbuka dengan kepolisian.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Keliling di Masjid Nurul Jihad Sompuraya, Lingkungan Sompuraya, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (23/10/2026).

Kapolres tiba di masjid sekitar pukul 11.45 Wita dan melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat. Setelah ibadah, ia mendapat kesempatan dari pengurus masjid untuk menyampaikan pesan mengenai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga sekaligus membuka ruang komunikasi langsung mengenai pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Melalui pendekatan yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah masjid, Polres Takalar mendorong agar upaya menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada tindakan aparat, tetapi juga didukung kepedulian dan partisipasi masyarakat.

Program Salam Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Komunikasi dengan Warga

Dalam penyampaiannya, AKBP Ginanjar Fitriadi menjelaskan program Salam Polisi Bersama Masyarakat sebagai salah satu upaya mendekatkan kepolisian kepada warga.

Melalui program tersebut, polisi diharapkan hadir bukan hanya ketika terjadi tindak kriminal atau gangguan keamanan, melainkan juga dalam kegiatan sosial dan upaya pencegahan masalah di tengah masyarakat.

Komunikasi yang baik memungkinkan warga menyampaikan informasi, melaporkan potensi gangguan keamanan, serta memberikan masukan terhadap pelayanan kepolisian.

Pendekatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal saluran komunikasi yang dapat digunakan ketika membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan persoalan di lingkungannya.

Dalam menjaga kamtibmas, kepercayaan publik menjadi unsur penting. Masyarakat perlu merasa bahwa laporan dan pengaduan dapat disampaikan melalui saluran yang tepat, sementara aparat diharapkan memberikan respons sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.

Kapolres Takalar pun mengajak warga menjadikan komunikasi dan kerja sama sebagai landasan untuk membangun lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

Kapolres Takalar Dorong Pengaktifan Kembali Siskamling

Salah satu pesan utama dalam kegiatan Jumat Keliling tersebut adalah pentingnya meningkatkan kembali partisipasi warga melalui sistem keamanan lingkungan atau siskamling.

Siskamling merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah melalui kepedulian bersama, komunikasi antarwarga, serta pemantauan lingkungan sesuai aturan dan kemampuan setempat.

Keberadaan sistem keamanan lingkungan dapat membantu warga lebih tanggap terhadap kondisi yang tidak biasa, memperkuat solidaritas sosial, dan mempercepat penyampaian informasi apabila muncul potensi gangguan keamanan.

Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan secara terkoordinasi, mengutamakan keselamatan, dan tidak mengambil alih kewenangan aparat penegak hukum. Warga juga perlu menghindari tindakan main hakim sendiri apabila menemukan seseorang yang dicurigai melakukan pelanggaran.

Kapolres mengajak masyarakat agar tidak bersikap pasif terhadap kondisi lingkungan. Kepedulian sederhana, seperti mengenali situasi sekitar, menjaga komunikasi dengan tetangga, dan menyampaikan informasi yang relevan kepada petugas, dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tanggap dan memperkuat rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

Call Center Polri 110 Jadi Saluran Pelaporan Gangguan Keamanan

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diimbau segera menyampaikan laporan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

Warga dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah masing-masing atau memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk kebutuhan pelaporan dan permintaan bantuan kepolisian.

Saluran komunikasi yang mudah diakses dapat membantu masyarakat menyampaikan informasi lebih cepat ketika menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian aparat.

Meski demikian, warga diharapkan memberikan keterangan secara jelas dan sesuai fakta, termasuk lokasi kejadian, waktu, serta informasi relevan lainnya yang diketahui secara langsung.

Penggunaan layanan pelaporan juga perlu dilakukan secara bertanggung jawab. Informasi yang sengaja dibuat-buat atau laporan palsu dapat mengganggu penanganan laporan lain dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan komunikasi yang tepat, kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dalam mengidentifikasi persoalan, melakukan pencegahan, serta menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Takalar.

Warga Diingatkan Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Menyebarkan Hoaks

Selain keamanan lingkungan, Kapolres Takalar menyoroti pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial.

Di era komunikasi digital, informasi dapat tersebar luas dalam waktu singkat. Namun, tidak semua informasi yang beredar memiliki sumber yang jelas atau telah melalui proses verifikasi.

Kabar bohong, potongan informasi tanpa konteks, dan unggahan provokatif berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memperkeruh persoalan, bahkan memicu perselisihan antarwarga.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai atau meneruskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Sebelum membagikan sebuah kabar, warga dapat memeriksa sumber asli, mencocokkan informasi dengan sumber resmi, memperhatikan waktu penerbitan, serta memastikan bahwa isi pesan tidak dipotong sehingga mengubah makna sebenarnya.

Apabila menemukan informasi yang berpotensi mengganggu keamanan, masyarakat sebaiknya mengutamakan klarifikasi melalui saluran resmi daripada menyebarkannya secara luas.

Literasi digital menjadi bagian penting dalam menjaga kamtibmas karena keamanan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik di lingkungan, tetapi juga dengan kualitas informasi yang diterima dan dibagikan masyarakat.

Melalui pesan tersebut, Polres Takalar mendorong warga agar menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, menjaga persatuan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Polres Takalar Terbuka terhadap Kritik dan Pengaduan Masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, Ginanjar juga menegaskan bahwa Polres Takalar terbuka terhadap kritik, saran, maupun pengaduan masyarakat.

Masukan dari warga dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian agar semakin profesional, humanis, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Keterbukaan terhadap pengaduan merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang sehat antara institusi pelayanan publik dan masyarakat yang dilayani.

Warga membutuhkan saluran yang jelas untuk menyampaikan keluhan, meminta informasi, maupun melaporkan persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan pelayanan kepolisian.

Di sisi lain, penyampaian pengaduan perlu dilakukan secara bertanggung jawab dengan menyertakan informasi yang relevan dan dapat diperiksa. Penanganan setiap laporan juga perlu mengikuti prosedur serta kewenangan yang berlaku.

Melalui komunikasi dua arah, persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara tepat, sekaligus menjadi bahan perbaikan pelayanan.

Jumat Keliling Perkuat Sinergi Polisi, Tokoh Agama, dan Masyarakat

Kegiatan Jumat Keliling di Masjid Nurul Jihad Sompuraya memperlihatkan pentingnya ruang pertemuan antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kesadaran bersama mengenai keamanan.

Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi dalam kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penyampaian pesan sosial yang berkaitan dengan kehidupan warga.

Keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat membantu menyampaikan pesan mengenai ketertiban, toleransi, kepedulian, serta penyelesaian persoalan secara damai.

Sinergi tersebut diharapkan berlanjut dalam kegiatan sehari-hari, mulai dari komunikasi dengan Bhabinkamtibmas, penguatan siskamling, hingga penyampaian informasi mengenai potensi gangguan keamanan melalui saluran resmi.

Upaya membangun lingkungan yang aman membutuhkan konsistensi dan kepercayaan. Karena itu, kegiatan tatap muka seperti Jumat Keliling diharapkan tidak berhenti pada penyampaian imbauan, tetapi juga memperkuat komunikasi yang berkelanjutan antara kepolisian dan masyarakat.

Menjaga Kamtibmas Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Melalui kegiatan Jumat Keliling tersebut, Polres Takalar berharap hubungan harmonis antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga semakin kuat.

Pesan yang disampaikan Kapolres menekankan bahwa keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kepolisian menjalankan tugas sesuai kewenangannya, sedangkan masyarakat dapat berkontribusi melalui kepedulian sosial, komunikasi yang sehat, penggunaan media sosial secara bertanggung jawab, dan pelaporan informasi yang relevan.

Partisipasi masyarakat yang dilakukan secara terkoordinasi dapat membantu membangun lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Takalar mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat melalui pendekatan yang mengedepankan silaturahmi, edukasi, dan kerja sama.

Pewarta: Saifuddin Gassing

WINews - Tajam, Terpercaya, Berita Sesuai Fakta dan Nyata.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close