Breaking News

Audio Reader
Speed:

MTs Negeri 1 Rantauprapat Gandeng Polres Labuhanbatu Edukasi Pelajar tentang Keselamatan Berkendara dan Pencegahan Bullying




LABUHANBATU, WINews TV - Upaya membangun kesadaran pelajar terhadap keselamatan di jalan raya dan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif.

Salah satunya digelar MTs Negeri 1 Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, dengan menghadirkan jajaran Polres Labuhanbatu dalam podcast edukatif yang berlangsung di lingkungan madrasah pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Podcast tersebut mengangkat dua persoalan yang dinilai dekat dengan kehidupan pelajar, yakni keselamatan berlalu lintas dan pencegahan bullying atau perundungan.

Kegiatan menghadirkan IPDA Beny. AZ, Kanit Kamsel Satlantas Polres Labuhanbatu, serta IPDA Fitri Yani Sitepu, SH, Kanit Bhabinkamtibmas Polres Labuhanbatu. Kegiatan dipandu oleh Epi Meilinda, S.Pd.

Polisi Berikan Edukasi Keselamatan Berkendara

Dalam sesi mengenai keselamatan berlalu lintas, IPDA Beny. AZ mengingatkan para pelajar agar memahami bahwa keselamatan merupakan hal utama ketika berada di jalan raya.

Pelajar yang menggunakan sepeda motor diingatkan untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas serta menghindari berbagai perilaku yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain larangan berboncengan lebih dari ketentuan, menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, serta menggunakan telepon seluler ketika berkendara.

Pelajar juga diingatkan agar tidak melawan arus lalu lintas, termasuk ketika melewati ruas jalan yang menerapkan sistem satu arah.

Menurut IPDA Beny. AZ, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas bukan hanya berkaitan dengan kewajiban sebagai pengguna jalan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

Edukasi tersebut menjadi penting mengingat aktivitas pelajar di jalan raya tidak terlepas dari kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kesadaran terhadap keselamatan sejak usia sekolah diharapkan dapat membentuk kebiasaan tertib berlalu lintas dalam jangka panjang.

Pelajar Diajak Berani Menolak Bullying

Selain keselamatan berlalu lintas, podcast juga membahas persoalan bullying atau perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.

IPDA Fitri Yani Sitepu, SH, memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya mengenali tindakan yang membuat seseorang merasa tertekan, takut, direndahkan, atau tidak nyaman.

Para siswa diajak untuk memiliki keberanian menyampaikan penolakan terhadap perlakuan yang tidak pantas.

“Tidak” menjadi salah satu pesan penting yang ditekankan sebagai bentuk keberanian menjaga batas diri ketika menghadapi perlakuan yang tidak nyaman.

Selain keberanian, kemampuan berkomunikasi dan membangun rasa percaya diri juga dinilai penting. Pelajar diharapkan tidak memilih diam ketika menghadapi persoalan, tetapi dapat menyampaikan masalah kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti guru, orang tua, atau pihak lain yang dapat memberikan bantuan.

Pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab korban maupun pelaku, tetapi membutuhkan kepedulian bersama dari seluruh lingkungan pendidikan.

Podcast Dikemas Interaktif

Kegiatan berlangsung secara komunikatif dan interaktif. Kehadiran aparat kepolisian sebagai narasumber memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk memperoleh informasi langsung mengenai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Format podcast juga menjadi salah satu sarana edukasi yang dapat membuat penyampaian materi lebih dekat dengan karakter generasi pelajar saat ini.

Melalui pendekatan dialogis, pesan mengenai keselamatan berkendara dan pencegahan perundungan diharapkan tidak berhenti sebagai materi dalam kegiatan sekolah, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Madrasah Apresiasi Kolaborasi dengan Polres

Kepala MTs Negeri 1 Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu, Mustafa Kamal Nasution, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi kolaborasi antara pihak madrasah dan Polres Labuhanbatu tersebut.

Menurutnya, edukasi yang diberikan aparat kepolisian memiliki nilai penting dalam membangun kesadaran dan karakter positif para siswa.

Ia berharap materi yang disampaikan dalam podcast dapat diterapkan para murid, baik ketika berada di lingkungan madrasah, di jalan raya, maupun ketika berinteraksi di tengah masyarakat.

Keselamatan berlalu lintas dan pencegahan bullying, kata dia, merupakan bagian dari pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak dini.

Pendidikan Keselamatan Perlu Dilakukan Berkelanjutan

Kegiatan edukasi seperti ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan nyaman.

Pelajar tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik, tetapi juga pemahaman mengenai keselamatan diri, tanggung jawab sosial, komunikasi yang sehat, serta cara menghadapi persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi antara madrasah dan kepolisian menjadi salah satu bentuk sinergi yang dapat memperkuat edukasi tersebut. Dengan komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus mampu menciptakan pergaulan yang saling menghormati.

Pewarta: DR. Rangkuti

WINews TV - Warta Indonesia News

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close