Breaking News

Audio Reader
Speed:

Operasi Sarang Narkoba Serentak di Jawa Tengah, Polisi Amankan Sabu, Ganja hingga 1.261 Pil Yarindo



SEMARANG, WINews - Polda Jawa Tengah bersama seluruh jajaran Polres dan Polrestabes menggelar Operasi Sarang Narkoba secara serentak di berbagai wilayah hukum Jawa Tengah, Jumat (9/10/2026).

Operasi yang dilaksanakan pada hari pertama tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika dan obat-obatan tertentu sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan personel Polda Jawa Tengah, Polrestabes, Polresta, dan Polres jajaran. Operasi juga dilaksanakan melalui sinergi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Polisi Militer (POM) TNI.

Selain menyasar dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, operasi tersebut juga diarahkan untuk mengantisipasi keberadaan senjata api dan senjata tajam yang berpotensi digunakan untuk mengganggu keamanan masyarakat.

Polisi Catat Sejumlah Barang Bukti

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yos Guntur mengatakan, pada pelaksanaan hari pertama, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng bersama satuan kewilayahan mencatat sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan atau peredaran narkotika dan obat-obatan tertentu.

Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, polisi mencatat barang bukti berupa sabu seberat 19,29 gram, ganja seberat 0,99 gram, 18 butir Heximer, serta 1.261 butir pil Yarindo.

“Total barang bukti tersebut meliputi sabu seberat 19,29 gram, ganja seberat 0,99 gram, 18 butir Heximer, serta 1.261 butir pil Yarindo,” ungkap Yos Guntur, Sabtu (10/10/2026).

Temuan tersebut selanjutnya akan menjalani proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan jenis, jumlah, serta keterkaitan barang bukti dengan dugaan tindak pidana yang sedang ditangani.

Kepolisian menegaskan bahwa proses penanganan perkara dilakukan berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan dan alat bukti yang diperoleh selama proses penyelidikan maupun penyidikan.

Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kombes Pol. Yos Guntur menjelaskan bahwa Operasi Sarang Narkoba merupakan bagian dari langkah terpadu kepolisian untuk meningkatkan upaya pencegahan sekaligus penegakan hukum terhadap peredaran narkotika.

Menurutnya, operasi tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat.

“Operasi menjadi upaya untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami melakukan langkah-langkah secara terpadu bersama jajaran kewilayahan dan instansi terkait untuk menekan peredaran narkoba serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Yos Guntur.

Upaya tersebut menjadi penting mengingat pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama lintas sektor. Peredaran narkotika tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat dan pencegahan agar penyalahgunaan tidak semakin meluas.

Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Dugaan Peredaran Narkoba

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dari ancaman peredaran narkoba dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membantu aparat mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Kepedulian, keberanian menyampaikan informasi dari masyarakat dan kerja sama seluruh elemen kita dapat bersama-sama mempersempit ruang gerak peredaran narkoba serta mewujudkan Jawa Tengah yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

Partisipasi masyarakat dapat dilakukan dengan memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang secara wajar menimbulkan dugaan adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

Namun, masyarakat juga diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Informasi maupun laporan sebaiknya disampaikan melalui jalur resmi agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas sesuai prosedur hukum.

Operasi Berlanjut untuk Menjaga Kamtibmas

Pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba secara serentak menunjukkan adanya koordinasi antara kepolisian di tingkat Polda hingga satuan kewilayahan dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Barang bukti yang ditemukan pada hari pertama menjadi bagian dari proses penanganan hukum yang selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan dan penyidikan.

Di sisi lain, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya bergantung pada operasi kepolisian. Peran keluarga, lingkungan pendidikan, masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait juga diperlukan untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Melalui sinergi antara aparat dan masyarakat, upaya menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mempersempit ruang peredaran narkoba di Jawa Tengah diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Pewarta: Marjuki Wiyono

Editor: WINews

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close