Breaking News

Audio Reader
Speed:

Wisuda ke-139 Untad, 1.422 Lulusan Didorong Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah


Palu, WINews – Universitas Tadulako (Untad) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda ke-139 di Gedung Auditorium Untad, Kamis (22/10/2026). Sebanyak 1.422 lulusan dari berbagai fakultas dan program studi dikukuhkan dalam prosesi tersebut.

Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dibuka oleh Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, M.Si. Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi wisuda dan penyampaian pesan almamater oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.

Dalam pesan almamaternya, Rektor mengangkat tema “Leading the Future and Inspiring Change”, yang bermakna menjadi pemimpin yang berintegritas, menginspirasi, dan memberikan dampak bagi masa depan. Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus melahirkan lulusan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pendidikan seharusnya tidak hanya mengubah masa depan seseorang, tetapi juga membuka jalan bagi perubahan kehidupan orang lain,” ujar Prof Amar.


Ia menjelaskan bahwa kemajuan tidak cukup diukur dari pencapaian individu, perkembangan teknologi, maupun pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, alumni perguruan tinggi perlu menunjukkan integritas, kebijaksanaan, dan kepedulian melalui tindakan nyata untuk menyelesaikan persoalan bersama serta membangun masa depan yang lebih baik.

Rektor juga memaparkan perkembangan kinerja Untad. Berdasarkan data per 30 Agustus 2026, rata-rata persentase capaian kinerja utama universitas meningkat dari 47,48 persen menjadi 90,07 persen selama periode April hingga Agustus 2026. Sementara itu, persentase lulusan yang bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi mencapai 52,69 persen atau melampaui target tahunan sebesar 42,65 persen.

Perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Dr. Rusmiadi, S.T., M.H., M.Si., turut menyampaikan ucapan selamat kepada 1.422 wisudawan dan wisudawati. Ia mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya berharap para lulusan Universitas Tadulako menjadi insan yang berintegritas, inovatif, adaptif, serta mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat,” ujar Rusmiadi.


Ia menyebut Sulawesi Tengah memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pertambangan, dan berbagai sektor strategis lainnya. Karena itu, daerah membutuhkan sumber daya manusia unggul yang mampu mengembangkan potensi tersebut menjadi nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rusmiadi juga mengajak sivitas akademika Untad memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Ia turut menyampaikan bahwa penerima manfaat program Berani Cerdas di Untad pada 2026 mencapai 16.884 mahasiswa, dengan total nilai bantuan sebesar Rp59.494.391.273.

Pada Wisuda ke-139 ini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 262 orang. Secara keseluruhan, 1.422 lulusan dari berbagai fakultas dan program studi resmi dikukuhkan untuk melanjutkan perjalanan akademik maupun memasuki dunia profesional.

Melalui momentum wisuda tersebut, para lulusan diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, terus berinovasi, dan menjadi pencipta peluang, bukan sekadar pencari pekerjaan. Bekal ilmu pengetahuan dan integritas diharapkan menjadi landasan bagi alumni Untad untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sulawesi Tengah dan Indonesia.


Pewarta: Junaidi 

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close