![]() |
| BPJS Kesehatan Gaspol Digitalisasi |
Sebagai orang yang pernah antre sambil menghitung lantai ubin puskesmas karena bosan, penulis jujur merasa digitalisasi ini bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. Dan tampaknya, BPJS Kesehatan sepemikiran.
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kesungguhan fasilitas kesehatan dalam memanfaatkan teknologi informasi. Mulai dari optimalisasi Aplikasi Mobile JKN, penerapan antrean online, hingga integrasi sistem layanan yang makin rapi dan real-time.
“Transformasi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dengan teknologi, peserta JKN mendapatkan layanan yang lebih praktis, sementara faskes terbantu meningkatkan efektivitas pelayanannya,” ujar Edwin, Rabu (14/01).
BPJS Kesehatan bersama mitra faskes terus membangun ekosistem layanan kesehatan digital secara konsisten. Proses yang dulunya manual, terpisah-pisah, dan rawan salah catat, kini berangsur menuju sistem yang terintegrasi, cepat, dan minim drama.
Digitalisasi layanan JKN sendiri mencakup penggunaan Mobile JKN sebagai kanal utama layanan peserta, antrean online di fasilitas kesehatan, penguatan integrasi sistem informasi faskes dengan BPJS Kesehatan, hingga pengembangan rekam medis elektronik, i-Care, serta penguatan tata kelola teknologi informasi dari sisi keamanan dan keandalan layanan.
“Digitalisasi ini berdampak langsung pada waktu tunggu pasien, efisiensi operasional faskes, serta peningkatan mutu layanan melalui rekam medis elektronik. Ujung-ujungnya, kepuasan peserta JKN ikut naik,” lanjut Edwin.
Tak hanya fasilitas kesehatan, penghargaan juga diberikan kepada kantor BPJS Kesehatan tingkat wilayah dan cabang yang aktif mendorong transformasi digital layanan JKN. Menurut Edwin, sinergi yang berkelanjutan menjadi kunci agar pembaruan sistem benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami berharap transformasi digital ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta JKN maupun fasilitas kesehatan,” pungkasnya.
Daftar Penerima Transformasi Digital Award BPJS Kesehatan 2025
Kategori Pemanfaatan Antrean Online Mobile JKN di FKTP
Sub Kategori Puskesmas:
-
Puskesmas Cikembulan
-
Puskesmas Cililin
-
Puskesmas Sidamulih
Sub Kategori Klinik Pratama:
-
Klinik Global Medical Centre
-
Klinik Cava Medika Pondok Ungu
-
Klinik Elyon
Sub Kategori Dokter Praktik Perorangan:
-
dr. Dudi Ruhendra
-
dr. Sari Nismala Dewi
-
dr. Didik Bashar ME
Kategori Pemanfaatan Antrean Online Mobile JKN di FKRTL
Sub Kategori FKRTL Kelas A:
-
RS Santosa Bandung Kopo
-
RSUD Dr. Soetomo Surabaya
-
RSPAL dr. Ramelan Surabaya
Sub Kategori FKRTL Kelas B:
-
RS TK III Ciremai
-
RS Primaya Makassar
-
RS Permata Cirebon
Sub Kategori FKRTL Kelas C:
-
RS TMC Tasikmalaya
-
RSU Medimas
-
RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon
Sub Kategori FKRTL Kelas D dan Klinik Utama:
-
Klinik Utama Priangan Medical Eye Center
-
RS Awal Bros Ujung Batu
-
RSI Muhammadiyah Sumberrejo
Kategori Member Get Member Mobile JKN oleh FKTP
-
Klinik Pratama As Syifa – Mataram
-
Klinik Mitra Medika – Ungaran
-
Puskesmas Siko
Kategori Member Get Member Mobile JKN oleh FKRTL
-
RS NU Tuban
-
RS As-Suyuthiyyah
-
RSU Fastabiq Sehat



Senasib, kak... Sebagai orang yang pernah antre sambil menghitung lantai ubin puskesmas
BalasHapus