-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTA INDONESIA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    DKM UNDIP Bertajuk DKM Mengabdi, Ketahanan Pangan Berperan Langsung Dalam Menekan Risiko Stunting.

    Warta Indonesia News
    17 Jan 2026, 16:41 WIB

     


    Kota Tegal I Wartaindonesianews Upaya pencegahan stunting kembali diperkuat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Doktor Kesehatan Masyarakat bertajuk “DKM Mengabdi” yang digelar di Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, pada 15 Januari 2025. 


    Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi dan implementasi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ketahanan pangan masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.


    Dalam sektor ketahanan pangan, mahasiswa DKM UNDIP mendorong pemanfaatan pangan lokal yang terjangkau dan bernilai gizi, khususnya pangan berbasis ikan sebagai sumber protein hewani. Edukasi mengenai gizi seimbang, diversifikasi pangan, dan pengolahan makanan sehat menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan keluarga, terutama pada kelompok rentan.


    Kegiatan PKM dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Acara ini dihadiri langsung Wakil Wali Kota Tegal, Hj. Tazkiyatul Muthmainnah, S.K.M., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya percepatan program penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan praktik gizi di tingkat keluarga, khususnya pada kelompok balita.


    Sejumlah pejabat terkait turut hadir sebagai bentuk dukungan lintas sektor, antara lain Perwakilan Bappeda Kota Tegal, Kepala Puskesmas Slerok, Camat Tegal Timur, dan Sekretaris Kelurahan Slerok. Kehadiran para pemangku kebijakan ini memperkuat komitmen bahwa isu stunting membutuhkan kerja bersama: pemerintah daerah, layanan kesehatan, kader, serta keluarga sebagai aktor utama pemenuhan gizi anak.


    Masuk ke sesi inti, peserta mendapat pembekalan praktis mulai dari antropometri yang tepat (pengukuran berat badan, tinggi badan, LILA, hingga lingkar kepala) serta cara membaca KMS pada buku KIA untuk memantau tren pertumbuhan anak. 


    Edukasi kemudian diperkuat melalui materi Isi Piringku yang menekankan pentingnya protein hewani sebagai strategi kunci pencegahan stunting, disampaikan oleh mahasiswa DKM UNDIP dengan bahasa yang mudah dipahami.


    Kegiatan semakin semarak lewat Lomba Kreasi Makanan berbahan dasar ikan dengan batas anggaran Rp 50.000, di mana peserta mempresentasikan menu dan berdiskusi sebagai ruang belajar bersama. PKM ini melibatkan 25 ibu balita dan 25 pendamping, didukung kader kesehatan serta unsur wilayah setempat, dan diharapkan meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan keluarga dalam memantau tumbuh kembang serta menyiapkan menu bergizi yang realistis dan terjangkau untuk pencegahan stunting di Kota Tegal.


    UNDIP menegaskan komitmen perguruan tinggi untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, ucap Yudhy Dharmawan, S. K. M., M. Kes., M. Sc., Ph. D selaku sekprodi DKM UNDIP.


    Sejalan dengan itu Yudhy juga berharap semua mahasiswa ini mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan serta ketahanan pangan, Kota Tegal.


    Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim FKM UNDIP serta tim PKM mahasiswa S3 atas dipilihnya Kelurahan Slerok sebagai lokasi pelaksanaan. Pemerintah kelurahan menyatakan siap mendukung dan menfasilitasi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus mengimbau warga untuk berkolaborasi aktif agar tujuan program dapat tercapai maksimal, ucap lurah srelok dalam sambutan


    Apresiasi juga disampaikan dr Emy Haryati, M.H.Kes., Cibtac., Cht. Selaku Kapala puskesmas srelok dalam sambutan acara "Terima kasih kepada Program Studi Doktoral Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (UNDIP) yang telah memilih RW 5 Kelurahan Slerok sebagai lokasi pelaksanaan PKM bertema pencegahan stunting, diharapkan menjadi kontribusi nyata untuk memperkuat kapasitas pengetahuan sekaligus mendorong peran aktif keluarga dalam menjaga tumbuh kembang balita,"  pungkasnya.

    Pewarta Nur S 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Budayakan komentar yang baik dan sopan. Dilarang spams