![]() |
| Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik ke Surabaya |
Becak listrik tersebut direncanakan tidak sekadar menjadi alat transportasi, melainkan bagian dari konsep becak wisata ramah lingkungan yang akan ditempatkan di sejumlah kawasan bersejarah dan destinasi wisata Kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa becak listrik tidak diperbolehkan beroperasi di jalan utama atau jalan protokol, kecuali di kawasan tertentu yang telah diatur oleh pemerintah kota.
“Kalau di jalan utama memang tidak diperbolehkan. Kecuali di kawasan yang kita atur, seperti di Kota Lama,” ujar Eri kepada wartawan, Kamis.
Menurut Eri, seluruh unit becak listrik akan difokuskan untuk mendukung sektor pariwisata kota, khususnya di kawasan Kota Lama Surabaya, Jalan Tunjungan, Peneleh, serta sejumlah lokasi bersejarah lainnya.
“Kita ingin becak ini menjadi bagian dari pengalaman wisata. Jadi orang yang datang ke Surabaya bisa menikmati kota dengan cara yang lebih santai, lebih ramah lingkungan, dan tetap khas,” ungkapnya.
Meski telah diresmikan pada hari penyerahan, Pemerintah Kota Surabaya masih akan melakukan penataan lokasi dan sistem operasional sebelum becak listrik benar-benar digunakan secara penuh.
“Insya Allah, maksimal awal Februari sudah bisa berjalan di masing-masing kawasan wisata yang telah ditentukan,” kata Eri.
Eri juga menegaskan bahwa hasil pendapatan dari pengoperasian becak listrik sepenuhnya menjadi hak penarik becak, dan tidak masuk ke kas Pemerintah Kota Surabaya.
“Langsung untuk tukang becaknya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, menyampaikan bahwa bantuan becak listrik tersebut merupakan bagian dari program pengadaan nasional yang telah berjalan sejak 2025.
“Yang sudah disalurkan saat ini sudah lebih dari 10.000 unit. Ini bagian dari program pengadaan tahun 2025,” ujarnya.
Berdasarkan data Yayasan GSN, terdapat sekitar 80.000 pengemudi becak di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini, pihaknya telah memesan sekitar 70.000 unit becak listrik tambahan yang akan disalurkan secara bertahap ke berbagai daerah.
Penyerahan 200 unit becak listrik kepada Pemerintah Kota Surabaya ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong transportasi ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor wisata berbasis budaya lokal.
Oleh: ARCava



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Budayakan komentar yang baik dan sopan. Dilarang spams