Breaking News

Audio Reader
Speed:

Janji Tinggal Janji? Turap Baru di Luragung Amblas, Warga Desak Perbaikan Segera

Pekalongan, wartaindonesianes.co.id - Warga Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, dibuat gerah oleh kondisi turap yang baru selesai dibangun namun mengalami kerusakan cukup parah.

Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Pekalongan tersebut kini menuai sorotan karena tak kunjung diperbaiki meski telah menuai keluhan masyarakat.

Dari pantauan di lokasi, struktur turap terlihat retak dan bergeser. Bagian atas beton pecah, sementara badan turap mengalami penurunan signifikan.


Tanah di sisi jalan ikut ambles, membentuk cekungan yang berpotensi semakin melebar.

Dugaan sementara, urugan tanah yang tidak dipadatkan secara maksimal saat pengerjaan menjadi salah satu penyebab utama kerusakan dini tersebut.

Kondisi ini bukan hanya persoalan teknis, melainkan juga menyangkut keselamatan pengguna jalan. Turap berada di sisi jalan yang relatif sempit dan berkelok, sehingga kerusakan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi kendaraan roda empat yang harus melintas bergantian.


Situasi diperparah dengan tumpukan pasir di badan jalan sekitar proyek. Material tersebut mempersempit akses kendaraan dan memperbesar potensi bahaya, terlebih tidak terlihat adanya rambu peringatan yang memadai di sekitar lokasi.

Warga pun menyuarakan kekecewaannya. Mereka mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek yang bersumber dari uang rakyat.

“Kalau baru seumur jagung sudah amblas, ini patut dipertanyakan kualitasnya. Kami hanya ingin pekerjaan yang benar dan aman,” ungkap salah satu warga.

Sementara itu, pihak pelaksana proyek, CV Upaya Karya, sebelumnya menyatakan akan segera melakukan perbaikan. Namun hingga kini, belum tampak adanya langkah kongkrit di lapangan.

Masyarakat Desa Luragung kini menunggu bukti, bukan sekadar janji. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun tangan agar kerusakan tidak semakin parah.

Sebab jika dibiarkan berlarut-larut, yang runtuh bukan hanya turap, tetapi juga kepercayaan publik terhadap kualitas pembangunan yang dibiayai dari anggaran daerah.

Pewarta: Aryanto

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close