Breaking News

AI SIAP

Dari Kuli Bangunan ke Pengusaha Dermawan Kisah Inspiratif Masmun Mengangkat Kampung Halaman


Cilacap, WINews – Perjalanan hidup seseorang sering kali dimulai dari titik yang sederhana. Namun dengan kerja keras, tekad kuat, dan hati yang tulus, kesederhanaan itu bisa berubah menjadi kisah inspiratif. Hal inilah yang tercermin dari sosok Masmun, pria kelahiran Dusun Bulurja, Desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Terlahir dari keluarga petani pada era 1970-an, Masmun tumbuh dalam keterbatasan. Pada masa itu, untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari pun menjadi perjuangan tersendiri. Kesempatan mengenyam pendidikan tinggi hampir mustahil diraihnya. Tanpa gelar sarjana maupun pendidikan ekonomi formal, ia hanya berbekal tekad, kreativitas, dan mimpi besar untuk mengubah nasib.

Demi mengejar harapan tersebut, Masmun merantau ke Jakarta. Di ibu kota, ia memulai perjalanan hidup sebagai kuli bangunan. Dengan tubuh yang kurus namun semangat yang kuat, setiap tetes keringatnya menjadi langkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Puluhan tahun berlalu, kerja keras itu kini membuahkan hasil. Masmun dikenal sebagai pengusaha yang sukses sekaligus sosok yang aktif menulis di media lokal. Ia juga telah membangun keluarga yang harmonis bersama istri, anak-anak, hingga cucu-cucunya yang menjadi sumber kebahagiaan tersendiri dalam hidupnya.

Kesuksesan yang diraihnya tidak membuat Masmun melupakan kampung halaman. Ia justru memilih membangun usaha di daerah kelahirannya, yakni di Dusun Bulurja dan Dusun Cikerang, Desa Bantarsari. Kehadiran usahanya membuka peluang kerja bagi warga sekitar dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Di bulan suci Ramadhan tahun ini, kepedulian Masmun kembali terlihat. Ia rutin berbagi takjil kepada warga sekitar serta membagikan hampers dan parsel lebaran kepada rekan jurnalis, tim kerja, keluarga, serta sahabat dekat.

Pada Minggu (8/3/2026), penulis Dadang Darmawan bersama keluarganya juga menerima parsel lebaran dari Masmun. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian tersebut.

“Semoga usaha Bapak Masmun semakin maju dan sukses, panjang umur serta semakin berkah. Selamat lebaran untuk Bapak Masmun sekeluarga,” ujar Dadang dengan penuh haru.

Kebaikan Masmun juga terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial. Ia rutin membantu anak yatim di panti asuhan, memberikan dukungan pendidikan bagi siswa kurang mampu yang berprestasi, serta membantu para lansia yang hidup sendiri di wilayah Bantarsari dan sekitarnya.

Tak hanya itu, ia juga berkontribusi dalam pembangunan desa, mulai dari memperbaiki jalan lingkungan yang rusak, membantu pembangunan tempat ibadah, hingga menyediakan sumber air bersih bagi warga.

Bagi Masmun, kesuksesan bukan sekadar tentang materi, melainkan tentang bagaimana keberhasilan tersebut dapat memberi manfaat bagi orang lain.

“Kasih itu seperti air yang mengalir. Jika kita menahannya, ia akan menjadi lumpur. Tapi jika dibiarkan mengalir, ia akan memberi kehidupan bagi banyak orang,” ungkap Masmun.

Prinsip itulah yang terus ia tanamkan kepada anak-anak dan cucunya: kejujuran, kerja keras, serta kepedulian terhadap sesama.

Kisah hidup Masmun pun menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya generasi muda di Cilacap. Dari seorang kuli bangunan hingga menjadi pengusaha yang peduli terhadap masyarakat, ia membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Penulis: Marjuki Wiyono

Editor: WINews

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close