
Brebes, WINews - Guratan lelah tak mampu menutupi sinar bahagia di wajah Karyono (64), seorang petani yang dengan penuh semangat ikut membantu Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes.
Di bawah terik matahari, Minggu (01/03/2026), ia membaur bersama prajurit TNI dalam proses pengecoran jalan desa yang menjadi sasaran fisik utama program tersebut.
Bagi Karyono, setiap adukan semen dan hamparan beton bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jalan itu adalah jawaban atas kesulitan panjang yang selama puluhan tahun membebani para petani di desanya.
“Saya sangat senang dan ikhlas membantu bapak-bapak TNI. Dulu kalau habis panen, angkut padi susahnya luar biasa karena jalan rusak. Kalau jalan ini sudah jadi beton, angkut hasil panen pasti jauh lebih mudah dan cepat,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Selama ini, jalan rusak menjadi kendala utama distribusi hasil pertanian. Biaya angkut meningkat, waktu tempuh lebih lama, bahkan risiko kerusakan hasil panen pun tak terhindarkan. Kini, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), harapan baru mulai terhampar di atas jalur beton yang tengah dikerjakan.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, semangat warga menjadi motivasi tambahan bagi prajurit di lapangan.
“Melihat bapak Karyono di usia beliau yang ke-64 masih begitu bersemangat, itu menjadi energi tambahan bagi prajurit kami. Tujuan utama kami adalah mempermudah akses ekonomi masyarakat, khususnya jalur pertanian agar distribusi hasil panen lebih lancar,” ungkapnya.
Pengerjaan fisik terus dikebut agar selesai tepat waktu. Kehadiran sosok seperti Karyono menjadi simbol bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan jalan, tetapi juga tentang gotong royong, kebersamaan, dan harapan baru bagi masa depan desa yang lebih sejahtera.
Di atas beton yang mengeras itu, tersimpan asa para petani untuk kehidupan yang lebih baik.
Pewarta: Nur S

0 Komentar