Breaking News

AI READY

Gema Sholawat di Wanayasa: Menjalin Ukhuwah Melalui Haflah Akhirussanah Madin Nurul Huda

BANJARNEGARAwinews-Udara sejuk di kawasan Wanayasa dipastikan akan semakin syahdu dengan lantunan doa dan puji-pujian. Madrasah Diniyah (Madin) Nurul Huda Karangmalang, Jatilawang, tengah bersiap menggelar perhelatan besar bertajuk "Karangmalang Bersholawat" yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Acara ini bukan sekadar perayaan rutin tahunan, melainkan sebuah momentum transisi spiritual bagi para santri melalui Haflah Akhirussanah sekaligus mempererat tali silaturahmi masyarakat dalam bingkai Halal Bi Halal.
Menghadirkan Kesejukan Ruhani

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Madin Nurul Huda ini akan menghadirkan tokoh-tokoh kharismatik yang dikenal mampu menyentuh hati umat. Sayyid Zulfikar Basyaiban dari Sidoarjo dijadwalkan hadir membawa kekhasan lantunan sholawatnya, bersanding dengan K. Ahmad Rozikin, pengasuh PP Nurul Murtadlo Wonobodro, Batang, yang akan memberikan siraman qalbu.

Kemeriahan acara juga akan diperkuat oleh iringan Hadroh Al Badar Temanggung, yang siap menggetarkan panggung dengan ritme perkusi religius yang dinamis namun tetap khidmat.
Dari Santri untuk Masyarakat

Kemeriahan sudah dimulai sejak pagi hari. Berdasarkan jadwal yang disusun panitia, rangkaian acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan Pawai Taaruf yang melibatkan seluruh santri dan wali murid. Langkah kaki para santri kecil ini merupakan simbol semangat menuntut ilmu agama sejak dini.

Sepanjang pagi hingga siang, panggung akan diisi dengan unjuk bakat para santri, mulai dari penampilan kelas TK hingga kelas 4, serta pembacaan puisi yang menyentuh. Ini adalah panggung apresiasi atas dedikasi mereka belajar di madrasah selama satu tahun terakhir.
Semangat Kemanusiaan dan Pendidikan

"Karangmalang Bersholawat" mencerminkan identitas masyarakat Banjarnegara yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan karakter. Acara ini diharapkan menjadi oase di tengah kesibukan duniawi, mengajak masyarakat untuk sejenak bersimpuh, bersholawat, dan saling memaafkan.

Bagi masyarakat Wanayasa dan sekitarnya, kehadiran majelis ini menjadi undangan terbuka untuk bersama-sama merayakan keberhasilan pendidikan agama anak bangsa sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah.

Pewarta Wawan Guritno

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close