
BANJARNEGARA, WINews – Pencarian terhadap Tuhyari, warga Desa Klapa, Kecamatan Punggelan, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (7/3/2026), akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Pantai Cilacap pada Selasa (10/3/2026).
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Cilacap untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat pertama kali ditemukan, kondisi jenazah sudah sulit dikenali sehingga keluarga yang turut melakukan pengecekan bersama tim SAR sempat tidak dapat memastikan identitas korban.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, termasuk melalui identifikasi sidik jari, akhirnya dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Tuhyari yang sebelumnya dilaporkan hilang.Purwono dari Tim SAR RAPI menjelaskan secara singkat kronologi hilangnya korban. Menurutnya, pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, Tuhyari berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing.
“Pada hari itu cuaca sedang hujan lebat dan kondisi sungai sedang banjir. Diduga korban terpeleset ke sungai dan terbawa arus deras hingga akhirnya hanyut sampai ke wilayah Cilacap,” ujar Purwono.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Tuhyari telah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Klapa, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara.
Kapolsek Punggelan, AKP Harun Nurosid, menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa korban dan keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara Tuhyari. Terima kasih kepada Tim SAR, BPBD, para relawan, serta masyarakat Desa Klapa yang telah membantu proses pencarian,” ujarnya.
AKP Harun juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di alam, terutama ketika cuaca sedang buruk.
“Kami mengimbau kepada warga masyarakat, apabila terjadi hujan lebat sebaiknya tidak melakukan aktivitas seperti memancing atau kegiatan lain di sekitar sungai karena sangat berbahaya,” pungkasnya.
Pewarta: Nur S
0 Komentar