Breaking News

AI READY

Rajut Ukhuwah di Banjarnegara: Ketua PWI Laskar Sabilillah dan Intel Brimob Polda Jateng Duduk Bersama

BANJARNEGARA winews-Suasana hangat menyelimuti RM Kopi Kebul Banjarnegara pada Minggu petang (15/3/2026). Di sela-sela waktu berbuka puasa, Ketua DPD Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah Banjarnegara, Kiai Ahmad Muhaimin, hadir memenuhi undangan khusus dari jajaran Intel Brimob Polda Jateng.

Pertemuan ini bukan sekadar jamuan makan biasa, melainkan momentum penguatan sinergi antara tokoh pejuang nilai-nilai keumatan dengan institusi keamanan negara.
Menjaga Marwah dan Kondusifitas Daerah

Dalam dialog yang berlangsung gayeng, pihak Kepolisian menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada keluarga besar PWI Laskar Sabilillah Banjarnegara. Intel Brimob Polda Jateng secara khusus berterima kasih atas peran aktif organisasi ini dalam menjaga kondusifitas wilayah.


Kehadiran Laskar Sabilillah dinilai memberikan warna positif dalam menjaga stabilitas sosial di Jawa Tengah, khususnya Banjarnegara, melalui pendekatan yang humanis namun tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip perjuangan yang damai.

Respons Tegas Kiai Ahmad Muhaimin

Menanggapi apresiasi tersebut, Kiai Ahmad Muhaimin menyambut baik langkah proaktif dari pihak kepolisian. Beliau menegaskan bahwa Perjuangan Wali Songo Indonesia selalu menempatkan kedamaian dan keamanan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap gerakannya.

"Silaturahmi adalah kunci. Kami menyambut baik apresiasi ini dan berkomitmen untuk terus bersinergi. Tugas kami adalah memastikan nilai-nilai luhur perjuangan tetap selaras dengan upaya menjaga kedaulatan dan ketenangan di tengah masyarakat," tegas Kiai Ahmad Muhaimin.

Simbol Harmoni di Meja Buka Puasa

Pertemuan di RM Kopi Kebul ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi yang intens antara tokoh organisasi kemasyarakatan dengan aparat penegak hukum dapat meredam potensi gesekan. Sinergi ini diharapkan menjadi teladan bagi wilayah lain dalam membangun harmoni antara elemen sipil dan kepolisian.

Acara ditutup dengan doa bersama, memperkuat komitmen kedua belah pihak untuk terus mengawal Banjarnegara tetap aman, nyaman, dan religius.

Pewarta Wawan Guritno

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close