Breaking News

AI SIAP

Jalan Rusak Parah di Margo Mulyo Tanggamus: Akses Lumpuh Saat Hujan, Ekonomi Warga Tertekan




Tanggamus, WINews --Kondisi infrastruktur jalan di Pekon Margo Mulyo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, kian memprihatinkan dan menjadi sorotan utama masyarakat. Jalan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga dilaporkan mengalami kerusakan berat, terutama saat musim penghujan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, badan jalan masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur, dipenuhi lubang dalam, serta genangan air keruh. Jejak roda kendaraan membentuk alur-alur tajam yang membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Situasi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Bahkan, ketika intensitas hujan meningkat, akses jalan tersebut nyaris tidak dapat dilalui sama sekali.

Aktivitas Ekonomi Warga Terganggu

Kerusakan jalan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian. Biaya angkut melonjak akibat sulitnya akses, sementara waktu tempuh menjadi lebih lama.

Kondisi ini secara tidak langsung menekan pendapatan warga, yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Kondisi ini sudah lama kami rasakan dan semakin parah setiap musim hujan,” ungkap salah satu warga.

Kepala Pekon: Jalan Lumpuh Saat Hujan

Kepala Pekon Margo Mulyo, Tugino, membenarkan kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa jalan tanah yang ada saat ini tidak mampu menunjang mobilitas warga, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kalau musim hujan, jalan ini praktis lumpuh total. Kendaraan bahkan harus menggunakan rantai agar bisa melintas,” jelasnya.

Menurut Tugino, upaya pengajuan perbaikan jalan sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Proposal telah diajukan sejak tahun 2011 dan kini telah sampai ke pemerintah kabupaten.

Usulan Sudah Sampai ke Bupati

Ia menyebutkan bahwa usulan tersebut kini berada di tangan Bupati Tanggamus, H. Saleh Asnawi. Namun hingga saat ini, belum ada kepastian terkait realisasi perbaikan jalan tersebut.

“Kami tidak menuntut jalan harus mulus sempurna. Cukup dilakukan pengerasan agar bisa dilalui dengan aman dan tidak lagi menghambat aktivitas warga,” tambahnya.

Warga Menanti Realisasi Perbaikan

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan terkait jadwal perbaikan. Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret, mengingat akses jalan tersebut sangat vital bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan konektivitas, serta membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah terpencil.

(Red/ Tim)


0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close