Breaking News

AI SIAP

Peminat Tinggi, UTBK-SNBT 2026 di Untad Diikuti Hampir 10 Ribu Peserta

Palu, WINews - Universitas Tadulako (Untad) kembali menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Tingginya minat calon mahasiswa tercermin dari jumlah peserta yang akan mengikuti ujian di kampus tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (16/4/2026) di ruang Wakil Rektor Bidang Akademik, panitia menyampaikan bahwa total peserta UTBK-SNBT di lokasi Untad mencapai 9.992 orang, termasuk empat peserta penyandang disabilitas. Pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, dengan dua sesi setiap harinya, yakni pagi dan siang.

Koordinator Pelaksana, Dr. Adfiyanti Fadjar, menjelaskan bahwa ujian akan dilaksanakan di 26 ruang yang telah disiapkan, dengan dukungan 506 pengawas guna memastikan kelancaran dan ketertiban selama proses berlangsung.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr.Eng. Ir. Andi Rusdin, mengungkapkan bahwa total daya tampung mahasiswa baru Untad tahun 2026 mencapai 9.543 orang. Jumlah tersebut dibagi ke dalam tiga jalur seleksi, yakni SNBP sebesar 30 persen (2.601 kursi), SNBT 40 persen (4.529 kursi), serta jalur mandiri sebesar 30 persen. Ia menambahkan bahwa angka tersebut masih berpotensi berubah, menyesuaikan dengan hasil daftar ulang peserta yang telah lolos melalui jalur SNBP.

Dari sisi peminatan program studi, sejumlah jurusan masih menjadi favorit calon mahasiswa. Program studi D3 Keperawatan tercatat sebagai yang paling diminati dengan 1.240 pendaftar. Disusul oleh S1 Kedokteran sebanyak 1.163 peminat, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan 1.138 peminat, S1 Ekonomi Manajemen sebanyak 1.109 peminat, serta S1 Ilmu Hukum dengan 901 peminat.

Berdasarkan sebaran wilayah, mayoritas peserta UTBK di Untad berasal dari Sulawesi Tengah, yakni sebanyak 9.370 orang. Selain itu, terdapat 456 peserta dari Sulawesi Barat dan 103 peserta dari Sulawesi Selatan. Kota Palu menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, mencapai 2.471 orang.

Panitia juga mengingatkan para peserta untuk segera melakukan daftar ulang dan pembayaran apabila dinyatakan lulus, guna menghindari kendala administratif. Masyarakat pun diimbau agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian, panitia menerapkan berbagai langkah antisipasi kecurangan, termasuk verifikasi identitas secara ketat serta pemeriksaan menggunakan metal detector guna mencegah praktik perjokian.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Sutriyani, menambahkan bahwa penentuan lokasi ujian sepenuhnya diatur oleh panitia pusat. Peserta hanya memilih wilayah ujian, bukan kampus secara langsung.

Melalui pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 ini, Untad menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan berkualitas demi menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah.

Pewarta: JDAM

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close