Breaking News

AI SIAP




Seluma, WINews - Kerusakan parah hingga putusnya akses jalan utama di Kabupaten Seluma memicu gelombang protes warga. Hingga Selasa (21/4/2026), infrastruktur vital tersebut belum juga diperbaiki, padahal menjadi jalur penting menuju rumah sakit, pasar, dan sekolah.

Aksi protes dilakukan masyarakat sebagai bentuk kekecewaan terhadap lambannya penanganan. Jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas harian, tetapi juga berisiko besar dalam kondisi darurat, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan medis cepat.

“Ini jalan utama menuju rumah sakit, bahkan akses ke UGD juga lewat sini,” tegas tokoh masyarakat, Asnawi.

Menurutnya, kondisi jalan yang hancur membuat proses evakuasi pasien menjadi sangat sulit. Warga kerap harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu, yang berpotensi membahayakan keselamatan pasien.

Tak hanya sektor kesehatan, dampak kerusakan jalan juga dirasakan pada aktivitas ekonomi. Jalur tersebut merupakan akses utama menuju Pasar Sembayat—pusat perputaran ekonomi masyarakat setempat. Akibatnya, distribusi barang terganggu, biaya transportasi meningkat, dan pendapatan pedagang menurun.

“Jalan ini urat nadi ekonomi warga. Kalau dibiarkan, dampaknya semakin luas,” tambah Asnawi.

Warga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan cepat untuk memperbaiki infrastruktur tersebut. Mereka berharap ada prioritas anggaran dan tindakan nyata, bukan sekadar janji.

Selain itu, masyarakat juga mengingatkan agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi merata hingga ke daerah yang sangat membutuhkan akses dasar seperti jalan yang layak.

Desakan Percepatan Perbaikan Infrastruktur

Kondisi ini menjadi cerminan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah. Jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan, akses layanan kesehatan, pendidikan, hingga keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan di Seluma berpotensi memperparah kesenjangan wilayah serta menghambat pertumbuhan daerah secara keseluruhan.

Masyarakat kini menunggu respons nyata dari pemerintah bukan hanya wacana, tetapi aksi cepat demi kepentingan publik.

Pewarta : Marzuqi

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close