Breaking News

AI SIAP

Semangat Hari Kartini, Bunda Milenial Banjarnegara Tebar 5.000 Benih Ikan di Sungai Kaliasapi




Foto: Komunitas Bunda Milenial Banjarnegara

BANJARNEGARA, WINews – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Komunitas Bunda Milenial Banjarnegara untuk menghadirkan aksi nyata peduli lingkungan. Sebanyak 5.000 benih ikan ditebar di Sungai Kaliasapi sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan restocking sungai ini terselenggara atas dukungan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (Dispertan KP) Kabupaten Banjarnegara. Aksi tersebut tidak hanya berfokus pada pemulihan populasi ikan lokal, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga keseimbangan habitat sungai yang semakin terancam oleh aktivitas manusia.
 
Kolaborasi Perempuan dan Pemerintah Jaga Lingkungan

Para anggota Bunda Milenial Banjarnegara terlibat langsung dalam proses penebaran benih ikan di aliran Sungai Kaliasapi. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa perempuan masa kini memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dispertan KP Banjarnegara, Firman, beserta jajaran, Camat Mandiraja Akhmad Husenudin, unsur Forkopimca Mandiraja, perwakilan Koramil dan Polsek Mandiraja, Kepala Desa Glempang Sugiyono, serta masyarakat sekitar bantaran sungai.

Kepala Dispertan KP Banjarnegara, Firman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Semangat Kartini kami wujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat. Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam,” ujarnya.

Edukasi Lingkungan Jadi Fokus Utama

Selain penebaran 5.000 benih ikan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada warga sekitar mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menghindari aktivitas yang dapat merusak ekosistem perairan, seperti penggunaan bahan kimia berbahaya.

Langkah edukatif ini dinilai penting untuk menciptakan kesadaran kolektif bahwa kelestarian sungai merupakan tanggung jawab bersama. Sungai yang bersih dan sehat tidak hanya mendukung keberlangsungan ekosistem, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan.

Dorong Ekonomi dan Ketahanan Lingkungan

Restocking ikan di Sungai Kaliasapi diharapkan mampu meningkatkan populasi ikan lokal secara bertahap. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui aktivitas perikanan tangkap yang berkelanjutan.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah daerah, komunitas perempuan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup. Semangat Hari Kartini pun tidak hanya dimaknai sebagai peringatan historis, tetapi juga sebagai momentum perubahan menuju aksi nyata yang berdampak luas.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, Sungai Kaliasapi diharapkan tetap lestari dan mampu menjadi sumber kehidupan bagi generasi sekarang maupun mendatang.Pewarta: Nursoleh

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close