Palu, WINews - Universitas Tadulako melaksanakan serah terima Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU) Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026 di Ruang Rapat Rektor, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini menjadi penanda resmi dimulainya pelaksanaan UTBK-SNBT di lingkungan Universitas Tadulako. Serah terima dilakukan langsung oleh Rektor kepada Ketua Pelaksana, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., yang kemudian diteruskan kepada Koordinator Pelaksana, Dr. Adfianti Fajar, S.H., LL.M., hingga ke para penanggung jawab lokasi ujian.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, panitia pelaksana, serta penanggung jawab lokasi sebagai bagian dari kesiapan teknis dan administratif penyelenggaraan UTBK-SNBT.
Ketua Pelaksana, Prof. Andi Rusdin, mengungkapkan bahwa jumlah peserta UTBK-SNBT di lokasi Universitas Tadulako mencapai 9.992 orang, termasuk empat peserta penyandang disabilitas. Ujian dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, dengan dua sesi setiap hari, yakni pagi dan siang.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana, Dr. Adfianti Fajar, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian didukung oleh 26 ruang ujian yang telah disiapkan serta 506 pengawas untuk memastikan proses berjalan tertib dan lancar.
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi perhatian utama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan UTBK-SNBT. Ia menyampaikan bahwa pihak universitas telah bekerja sama dengan PLN untuk menghadirkan sistem jaringan listrik prioritas guna menjaga kestabilan pasokan listrik selama ujian berlangsung.
“Mulai tahun ini, Universitas Tadulako mendapatkan dukungan jaringan listrik prioritas dari PLN. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya pemadaman selama pelaksanaan UTBK yang berlangsung sekitar sepuluh hari,” ujarnya.
Selain itu, seluruh perangkat komputer yang digunakan telah melalui proses verifikasi oleh tim Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Bahkan, sebelum pelaksanaan ujian, seluruh ruang ujian telah disegel guna menjamin keamanan serta mencegah akses yang tidak berkepentingan.
Dari sisi jaringan internet, Universitas Tadulako juga menjalin kerja sama dengan Telkom untuk memastikan kestabilan koneksi selama ujian berlangsung. Seluruh bandwidth difokuskan pada lokasi ujian guna meminimalisasi gangguan teknis.
Sebagai penutup, Rektor berharap pelaksanaan UTBK-SNBT Tahun 2026 di Universitas Tadulako dapat berjalan lancar, aman, dan transparan, serta memberikan hasil terbaik bagi seluruh peserta dalam meraih kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pewarta: Junaidi

0 Komentar