SURABAYA, WINews – Komandan Pasukan Marinir (Pasmar) 2, Oni Junianto, secara resmi membuka kegiatan Pembekalan dan Pembinaan Kemampuan Personel Teritorial yang berlangsung di Ruang Rekreasi Yonarhanud 2 Mar, Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan strategis tersebut diikuti oleh 40 personel Bintara dan Tamtama pilihan dari satuan jajaran Pasmar 2. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia TNI Angkatan Laut, khususnya Korps Marinir, dalam menghadapi tantangan tugas teritorial yang semakin dinamis dan kompleks.
Dalam sambutannya, Danpasmar 2 menegaskan bahwa profesionalisme prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan tempur dan kesiapsiagaan militer, tetapi juga dari kapasitas mereka dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Tugas teritorial merupakan jembatan sinergi antara TNI AL dan rakyat. Melalui pembekalan ini, saya ingin seluruh personel terus mengasah kemampuan agar mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan di wilayah tugas masing-masing,” tegas Mayjen TNI Mar Dr. Oni Junianto.

Tingkatkan Kompetensi Prajurit Hadapi Tantangan Wilayah Maritim
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga ketahanan wilayah maritim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Oleh karena itu, personel teritorial dituntut memiliki kemampuan komunikasi sosial, pemahaman kondisi wilayah, serta keterampilan dalam mendukung program pembangunan nasional.
Pada hari pertama kegiatan, peserta menerima materi pembekalan dari Joko Fitrianto yang membahas berbagai aspek penting, mulai dari ketahanan wilayah maritim, implementasi program Bakti TNI AL, hingga strategi komunikasi sosial maritim yang efektif.
Materi tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan personel dalam menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, nelayan, serta berbagai elemen strategis lainnya di wilayah pesisir dan kepulauan.

Fokus pada Penanggulangan Bencana dan Pemberdayaan Ekonomi
Tidak hanya membahas aspek pertahanan, rangkaian pembekalan juga akan mengangkat sejumlah isu strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Beberapa materi lanjutan meliputi penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan hidup, penguatan ketahanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Pendekatan tersebut sejalan dengan peran TNI modern yang tidak hanya berfungsi menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Melalui pembekalan ini, Pasmar 2 berharap dapat melahirkan prajurit-prajurit teritorial yang memiliki wawasan luas, kemampuan adaptif, serta kepedulian tinggi terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.

Wujud Komitmen Pasmar 2 Membangun Negeri
Pelaksanaan program pembekalan dan pembinaan kemampuan personel teritorial menjadi bukti nyata komitmen Pasmar 2 dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, responsif, dan berintegritas.
Dengan penguatan kompetensi yang berkelanjutan, Pasmar 2 berupaya mencetak prajurit Marinir yang tidak hanya tangguh dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan wilayah maritim Indonesia.
Pewarta: Muh Nurcholish
Editor: WINews

0 Komentar