Kotawaringin Barat, WINews - Peristiwa kekerasan yang menggemparkan warga terjadi di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu malam (13/6/2026). Seorang perempuan berinisial SJ, yang sehari-hari berjualan nasi kucing di sebuah angkringan di Jalan Ahmad Yani, diduga menjadi korban pembakaran oleh mantan suami sirinya.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, pelaku yang diduga merupakan mantan pasangan korban langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya dan kini dalam pengejaran aparat kepolisian.
Diduga Dipicu Rasa Cemburu
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, aksi nekat tersebut diduga dipicu oleh persoalan pribadi yang berkaitan dengan rasa cemburu. Saat kejadian, korban tengah melayani pembeli di angkringan tempatnya berjualan.
Sejumlah saksi menyebutkan bahwa pelaku datang ke lokasi dengan mengenakan masker. Ia diduga membawa sepotong kayu dan bahan bakar minyak sebelum mendekati korban.
Tanpa banyak bicara, pelaku diduga langsung menyiramkan bahan bakar ke tubuh korban dan kemudian membakarnya. Dalam hitungan detik, kobaran api melahap tubuh korban dan menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi.
"Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan dan memadamkan api yang membakar tubuh korban," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Penting
Peristiwa mengerikan tersebut diketahui sempat terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu barang bukti penting yang sedang dianalisis oleh pihak kepolisian untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku.
Keberadaan CCTV diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi kejadian secara lebih rinci, termasuk memastikan identitas pelaku dan jalur pelariannya setelah melakukan aksi tersebut.
Korban Dirujuk ke Rumah Sakit
Setelah berhasil dievakuasi oleh warga, korban segera dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD Hanau yang berada di wilayah Pembuang Hulu, Kabupaten Seruyan. Rumah sakit tersebut dipilih karena lokasinya lebih dekat dari tempat kejadian perkara sehingga korban dapat segera mendapatkan penanganan medis.
Tim medis saat ini terus melakukan perawatan terhadap korban yang mengalami luka bakar cukup serius.
Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Kapolsek Pangkalan Banteng membenarkan adanya peristiwa pembakaran yang menimpa seorang perempuan di wilayah hukumnya. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.
Polisi juga tengah memburu pelaku yang diduga kuat sebagai mantan suami siri korban. Sejumlah langkah penyelidikan, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV dan penelusuran jejak pelaku, terus dilakukan guna mempercepat proses pengungkapan kasus.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai," ujar pihak kepolisian.
Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena diduga melibatkan tindak kekerasan berat yang berawal dari konflik pribadi. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting akan bahaya kekerasan dalam hubungan personal yang dapat berujung pada tindakan kriminal serius dan mengancam keselamatan jiwa.
Awak Media akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru berdasarkan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
(Tim Redaksi )

0 Komentar