PONOROGO, wartaindonesianews.co.id. - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) terus memperkuat komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini menekankan pentingnya pemahaman ideologi dan konstitusi bangsa di tengah era disrupsi informasi yang sarat dengan fitnah, hoaks, dan kebohongan.
Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan utama dalam membentuk karakter generasi muda yang kritis, beretika, dan bertanggung jawab dalam menyikapi arus informasi digital.
Kali ini Anggota DPR RI komisi XII Fraksi Partai Demokrat Dapil Jatim VII, Sartono Hutomo melalui perwakilan tenaga Ahlinya di Kabupaten Ponorogo Supra sapaan akrab dari Suprayitno menggelar kegiatan Sosialisasi empat pilar MPR RI di Desa Sooko Kecamatan Sooko. Kegiatan ini di hadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari perwakilan Fatayat NU sekecamatan Sooko dan Masyarakat umum dari perwakilan kelompok jamaah Yasin Ibu-ibu di kecamatan Sooko.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta yang didominasi kalangan pemudi dan ibu ibu muda diajak untuk memahami bahwa perkembangan teknologi informasi membawa dua sisi sekaligus. Di satu sisi membuka akses pengetahuan yang luas, namun di sisi lain juga memunculkan ancaman berupa penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, serta upaya adu domba yang dapat menggerus persatuan bangsa.
Perwakilan Sartono DPR RI dalam pemaparannya menyampaikan bahwa generasi muda harus dibekali kemampuan literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan. Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan dinilai menjadi filter ideologis agar generasi muda tidak mudah terprovokasi oleh narasi menyesatkan yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia.
"Kita tidak hanya menghadapi disrupsi teknologi, tetapi juga disrupsi nilai. Hoaks dan fitnah dapat memecah belah persatuan jika tidak disikapi dengan pemahaman kebangsaan yang kuat," ujar Supra sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Melalui sosialisasi ini, MPR RI berharap generasi muda mampu menjadi agen pemersatu bangsa, bijak dalam bermedia sosial, serta aktif menjaga keutuhan NKRI dengan menjunjung tinggi nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai upaya strategis memperkuat ketahanan ideologi bangsa di tengah tantangan global dan derasnya arus informasi digital. (Muh Nurcholis)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Budayakan komentar yang baik dan sopan. Dilarang spams