-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTA INDONESIA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    PWI LS Banjarnegara Menolak Keras Kehadiran Habib Zidan Di Pergantian Tahun Baru 2026

    Warta Indonesia News
    23 Des 2025, 15:18 WIB

     


    Banjarnegara, wartaindonesianews.co.id. -- (23/12/2025) Dengan akan diadakannya Banjarnrgara Bersholawat, dalam selebaran  melalui medsos dan lainya, bahwa dalam acara tersebut mau menghadirkan Habib Zidan, pada hari Rabu 31/12/2025.


    Dengan adanya Banjarnegara bersholawat pada malam pergantian tahun baru 2026, dengan tujuan mengharapkan berkah dan safaatnya dari Nabi Muhammad SAW, namun dari PWI LS Banjarnegara keberatan dan menolak dengan keras  hadirnya Habib Zidan.

    Kyai Aham Muhaimin Ketua PWI LS Banjarnegara menuturkan ketika diwawancarai oleh media wartaindonesianews.co.id. Dengan adanya Banjarnegara bersholawat pada malam pergantian tahun baru 2026, kami sangat mendukung dengan baik dan kami bersama anggota siap hadir untuk ikut bersholawat, ikut berdoa bersama jama'ah untuk mendoakan Bangsa Indonesia dan Agama.


    Namun Kami menolak keras datangnya Habib Zidan di acara Banjarnegara bersholawat, dan atas keberatannya kami akan melayangkan surat keberatan, kepada Polres, Kodim, Bupati, DPRD dan Bakesbangpol Banjarnegara.

    Keberatan kami menolak kehadiranya Habib Zidan, dengan alasan karena banyaknya oknum Habib yang meresahkan masyarakat dan Kyai, juga sudah menghina Bangsa Indonesia tercinta, termasuk membelokan sejarah Bangsa dan Agama.


    Maka kami harapkan dengan dilayangkannya surat penolakan hadirnya Habib Zidan di acara Banjarnegara Bersholawat, kepada pihak-pihak terkait, semoga bisa di perhatikan.


    Dan kami tidak menginginkan dengan hadirnya Habib Zidan di acara Banjarnegara Bersholawat, terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, semoga bisa berjalan dengan lancar, aman nyaman dan kondusif," pungkasnya.


    Pewarta: Nur S/Tim

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Budayakan komentar yang baik dan sopan. Dilarang spams