Salah satunya adalah Yudiono (35), tenaga ahli pengaspalan asal Banyumas yang turut berjibaku menyelesaikan pengerjaan pengaspalan jalan di Desa Cikuya.
Pada Minggu (8/3/2026), Yudiono terlihat antusias mengoperasikan alat pengaspalan bersama personel Satgas TMMD. Baginya, pengalaman bekerja dalam proyek TMMD memberikan kesan berbeda dibandingkan proyek konstruksi lainnya.

“Saya merasa sangat senang dan bangga bisa bekerja bersama TNI AD. Mereka disiplin, tepat waktu, dan punya semangat kerja luar biasa. Hal itu membuat kami yang di lapangan juga semakin termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal,” ujar Yudiono di sela aktivitasnya.
Menurutnya, pekerjaan ini tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya, tetapi juga menjadi kesempatan berbuat kebaikan dengan membantu masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih layak.
Sementara itu, Kepala Desa Cikuya, Sekod, menyampaikan apresiasi atas dedikasi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan desa melalui program TMMD ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan para tenaga profesional yang turut membantu. Dengan keahlian mereka, proses pengaspalan berjalan baik sehingga kualitas jalan yang dibangun bisa maksimal dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” ungkapnya.
Program TNI Manunggal Membangun Desa ini juga merupakan bagian dari implementasi program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak, yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, warga Desa Cikuya kini semakin optimistis memiliki akses jalan yang lebih baik, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Pewarta : Nur S

0 Komentar