BREBES, WINews – Ribuan kilometer memisahkan tanah Maluku dan Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Namun jarak itu tak menyurutkan langkah Praka Hendrik Samangun untuk memberikan pengabdian terbaiknya bagi masyarakat Brebes.
Prajurit asal Maluku yang berdinas di Yonif 406/Chandra Kusuma tersebut menjadi salah satu sosok inspiratif dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Senin (02/03/2026), di bawah terik matahari yang menyengat, Praka Hendrik terlihat tetap bersemangat bekerja bersama warga membangun infrastruktur desa.
Tenaganya tak pernah setengah hati. Mulai dari mengaduk semen hingga menyusun material bangunan, ia terlibat langsung tanpa ragu. Lebih dari itu, sikap ceria dan energinya yang konsisten menjadi penyemangat tersendiri bagi rekan-rekan Satgas TMMD maupun masyarakat sekitar.
“Bagi saya, pengabdian adalah kehormatan. Jauh dari keluarga di Maluku bukan alasan untuk kendor. Justru ini menjadi motivasi agar tugas TMMD di Brebes bisa selesai tepat waktu dan benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” ujar Praka Hendrik dengan penuh keyakinan.
Sebagai prajurit yang dibesarkan dalam budaya kerja keras, ia membawa etos disiplin dan ketangguhan ke lokasi TMMD. Namun di balik ketegasan itu, Hendrik juga dikenal ringan tangan dan mudah bergaul. Candaan yang ia lontarkan di sela pekerjaan kerap mencairkan suasana, membuat rasa lelah terasa lebih ringan.
Rekan-rekannya pun mengakui peran positif Hendrik di lapangan. “Kalau lihat Hendrik tetap semangat, kita yang mulai capek jadi ikut bangkit lagi. Semangatnya benar-benar menular,” ungkap salah satu anggota Satgas.
Kehadirannya juga membuktikan bahwa perbedaan latar belakang suku dan daerah bukanlah sekat. Di Desa Cikuya, ia cepat akrab dengan warga, menyatu dalam kebersamaan yang menjadi ruh utama program TMMD.
Sebagai bagian dari prajurit Yonif 406/Chandra Kusuma, Hendrik menunjukkan kualitas fisik dan mental yang tangguh dalam menghadapi tantangan medan.
Dedikasinya menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar membangun jalan atau fasilitas fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan anak bangsa.
Dari Maluku hingga Brebes, pengabdian Praka Hendrik Samangun menjadi simbol bahwa TNI selalu hadir, menyatukan nusantara dalam kerja nyata demi kesejahteraan rakyat.
Pewarta; Nur S

0 Komentar