Breaking News

AI READY

Jalan Rusak Bertahun-tahun Warga Ujung Gagak Tagih Perhatian Pemerintah

Cilacap, WINews – Warga Desa Ujung Gagak, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan penghubung dari Pasar Panikel menuju Dusun Ciberem yang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan selama bertahun-tahun.

Jalan yang seharusnya menjadi akses utama aktivitas warga itu kini lebih menyerupai jalur tanah penuh lubang. Saat musim hujan, jalan tersebut berubah menjadi genangan lumpur yang menyulitkan warga melintas. Sebaliknya, ketika musim kemarau tiba, debu tebal menyelimuti sepanjang jalur tersebut.

Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menyulitkan anak-anak sekolah yang setiap hari harus melewati jalan rusak untuk berangkat belajar.


Mulai dari siswa tingkat SD hingga SMA terpaksa berjalan kaki cukup jauh atau menggunakan kendaraan yang kerap mogok akibat kondisi jalan yang tidak layak.

Padahal, Desa Ujung Gagak dikenal memiliki potensi alam yang cukup besar, terutama di sektor wisata. Keindahan alam yang dimiliki desa pesisir tersebut dinilai dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat jika didukung dengan infrastruktur yang memadai.

Namun hingga kini, warga menilai perhatian dari pemerintah, baik melalui Direktorat Jenderal PUPR pusat, Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, maupun Dinas PUPR Kabupaten Cilacap, belum terlihat nyata di wilayah tersebut.


Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki akses jalan tersebut agar aktivitas warga menjadi lebih lancar sekaligus membuka peluang pengembangan potensi desa.

“Jalan ini bukan sekadar akses, tapi urat nadi kehidupan warga. Kami hanya ingin perhatian yang sama seperti daerah lain,” ungkap salah satu warga setempat.

Warga Desa Ujung Gagak berharap perbaikan jalan tidak lagi sekadar menjadi janji, melainkan benar-benar diwujudkan demi masa depan masyarakat, terutama bagi generasi muda yang setiap hari harus berjuang melewati jalan rusak demi menuntut ilmu.

Pewarta: Marjuki Wiyono

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close